UB Sambut Wacana PTN Gratis, Upaya Tingkatkan Partisipasi Kuliah

26 September 2026 17:11 26 Sep 2026 17:11

Lutfia Indah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail UB Sambut Wacana PTN Gratis, Upaya Tingkatkan Partisipasi Kuliah

Rektor UB memberikan tanggapan terkait rencana PTN gratis dari pemerintah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) mendukung wacana pemerintah mengenai program pendidikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) gratis. Langkah ini dinilai penting mengingat angka partisipasi masyarakat dalam menempuh pendidikan tinggi saat ini masih rendah.

Rektor UB, Prof. Widodo, menyambut baik rencana pemerintah menyediakan pendidikan dengan biaya murah. Menurutnya, pendidikan tinggi merupakan salah satu solusi efektif untuk memutus rantai kemiskinan.

Sebagai negara yang memiliki banyak perguruan tinggi di berbagai daerah, partisipasi masyarakat untuk kuliah idealnya terus meningkat. Sayangnya, keterbatasan ekonomi masih menjadi penghambat utama bagi sebagian warga untuk melanjutkan studi.

"Masalahnya kan tidak semua memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk bisa masuk perguruan tinggi. Saya kira bagus dari pemerintah untuk bisa memberikan pendidikan tinggi kita lebih murah lah, syukur-syukur kalau gratis," ujarnya, Sabtu, 26 September 2026.

Menurutnya, program tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat dalam mengakses bangku perkuliahan. Kendati demikian, UB masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait teknis penerapan.

"Ya tentu kita akan mengikuti nanti pemerintah, langkah-langkah dari pemerintah. Tapi yang jelas bahwa tentu tidak hanya UB ya, saya kira semua perguruan tinggi negeri di Indonesia akan menyambut baik inisiatif pemerintah untuk memberikan pendidikan yang lebih murah, lebih terjangkau pada masyarakat," katanya.

Terkait potensi penyesuaian kuota mahasiswa maupun penyediaan jalur khusus jika program PTN gratis resmi diberlakukan, UB menunggu arahan pemerintah. Prof. Widodo berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi.

"Tapi ini adalah hal yang bagus sehingga kita berharap dengan pendidikan yang lebih terjangkau, anak-anak kita bisa belajar dengan baik, tidak termakan isu-isu hoaks yang enggak penting. Justru akan meningkatkan kualitas SDM dan kompetensi itu menjadi bagian penting untuk bangsa," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 5 UB, Unti Ludigdo menyebut bahwa kuliah dengan UKT terjangkau telah lama diterapkan. UB juga menerapkan subsidi silang yang membuat mahasiswa dengan kemampuan ekonomi rendah dapat memperoleh UKT lebih murah, bahkan mendapatkan beasiswa.

"Universitas Brawijaya itu sudah menerapkan UKT yang murah. Sejak 6 tahun yang lalu kalau enggak salah, kita belum pernah naikkan UKT," ungkapnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kuliah Ptn Gratis Ptn Gratis Kuliah gratis Univeristas Brawijaya UB Rektor UB