KETIK, PASAMAN BARAT – Ajang kompetisi akademik Smileco 4 (SMA 1 Lembah Melintang Competition 4) yang diselenggarakan SMAN 1 Lembah Melintang, Sabtu, 30 Mei 2026, berlangsung meriah dengan diikuti 486 pelajar tingkat SMP/MTs dari berbagai sekolah di Kabupaten Pasaman Barat.
Jumlah tersebut menjadi rekor peserta terbanyak sejak kompetisi itu pertama kali digelar. Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Barat, Efri Syahputra, S.Ag., M.Pd., dan dihadiri Koordinator Pengawas SMA/SMK Drs. Puardi Burhan, M.Pd., pengurus komite sekolah, kepala sekolah peserta, guru pendamping, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Ketua Panitia Smileco 4, Febriko, mengatakan antusiasme peserta tahun ini menunjukkan semakin besarnya minat pelajar untuk mengikuti kompetisi akademik.
“Peserta tahun ini merupakan yang terbanyak dibandingkan event serupa yang pernah kami selenggarakan, yakni mencapai 486 peserta,” ujarnya.
Menurut Febriko, Smileco 4 mempertandingkan sejumlah bidang akademik, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), matematika, dan bahasa Inggris (story telling). Seluruh peserta mengikuti babak penyisihan untuk memperebutkan tiket menuju final yang diikuti 25 peserta terbaik di masing-masing cabang lomba.
Kepala SMAN 1 Lembah Melintang, Yasri, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Smileco tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan potensi dan karakter peserta didik.
“Kami berharap Smileco menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri serta membangun semangat kompetisi yang sehat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Barat, Efri Syahputra, menilai peningkatan jumlah peserta menunjukkan Smileco telah berkembang menjadi salah satu kompetisi akademik favorit bagi pelajar SMP/MTs di Pasaman Barat.
“Kompetisi ini merupakan wadah ekspresi bagi anak-anak yang memiliki talenta hebat. Kita berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi-generasi unggul yang akan membawa kemajuan bagi Pasaman Barat di masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi integritas dan sportivitas selama perlombaan berlangsung.
“Nikmati prosesnya, jadikan juara hanya sebagai bonus. Yang juara jangan jumawa, yang belum juara jangan berputus asa,” pesannya.
Di tengah tingginya antusiasme peserta, sejumlah guru yang hadir menyoroti tidak adanya kehadiran unsur pimpinan maupun perwakilan resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat pada acara pembukaan. Padahal, seluruh peserta yang mengikuti kompetisi berasal dari SMP dan MTs yang berada di bawah pembinaan pemerintah kabupaten.
“Kegiatan ini diikuti siswa-siswi SMP dan MTs dari berbagai sekolah di Pasaman Barat. Kami berharap ada kehadiran dari Dinas Pendidikan Kabupaten sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pelaksanaan ajang kompetisi akademik ini,” ujar salah seorang guru.
Menurutnya, Smileco telah menjadi salah satu wadah penting bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan akademik, khususnya di bidang matematika, IPA, IPS, dan bahasa Inggris.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat dikabarkan sedang dalam kondisi kurang sehat sehingga tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut. Hingga acara pembukaan berlangsung, belum terlihat adanya perwakilan resmi dari dinas yang hadir mewakili kepala dinas. (*)
