KETIK, MALANG – Arema FC resmi mempermanenkan status bek senior Hansamu Yama Pranata yang sejak musim lalu didatangkan pada bursa transfer paruh dengan status pinjaman. Manajemen Singo Edan juga memulangkan Hamzah Titofani Rivaldy dari Deltras Sidoarjo setelah menyelesaikan masa peminjamannya.
Hansamu mulai bergabung dengan Arema FC pada kedua musim 2025/2026 setelah dipinjam dari Persija Jakarta. Meski baru datang di tengah kompetisi, bek berusia 31 tahun tersebut mampu beradaptasi dengan cepat hingga menjadi salah satu pilihan utama di lini pertahanan klub kebanggaan masyarakat Malang.
Dengan terus konsisten dalam perkembangan skill, manajemen Arema FC memutuskan untuk mempertahankan sekaligus mematenkan status mantan pemain Timnas Indonesia tersebut untuk musim depan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi menegaskan keputusan ini telah melalui evaluasi pada kebutuhan tim dan kontribusi Hansamu selama paruh musim lalu. Ia menyampaikan pemain bek senior ini telah menunjukkan kualitas yang diharapkan.
"Hansamu datang di tengah musim dan mampu menunjukkan kualitas yang kami harapkan. Pengalamannya, kepemimpinannya, serta kemampuannya di lini belakang menjadi nilai tambah bagi tim. Karena itu kami memutuskan untuk melanjutkan kerja sama dan mempermanenkan statusnya," tegasnya.
Kehadiran Hansamu musim lalu berhasil menunjukkan perannya dalam menjaga kekuatan pertahanan Arema FC yang sempat mengalami sejumlah kendala. Pengalamannya dalam bermain level tertinggi sepak bola Indonesia membuatnya mampu menghadirkan ketenangan dan stabilitas di lini belakang.
Sementara Hamzah Titofani Rivaldy yang musim lalu dipinjamkan ke Deltras Sidoarjo telah kembali ke Arema FC. Masa peminjaman tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan pemain muda agar mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan pengalaman kompetitif yang dibutuhkan.
Bersama Deltras, Hamzah atau yang dikenal dengan Tito memperoleh kesempatan tampil secara reguler dan menambah jam terbangnya di level profesional. Pengalaman tersebut diharapkan bisa menjadi modal penting ketika kembali bersaing memperebutkan tempat di skuad utama Arema FC musim depan.
"Kami juga memulangkan Tito setelah menjalani masa peminjaman di Deltras. Kami melihat ada perkembangan yang positif dari sisi pengalaman maupun kematangan bermain. Semoga saat kembali ke Arema FC, dia bisa memberikan kontribusi yang lebih besar," ujar Yusrinal.
Keputusan mempertahankan Hansamu serta mengembalikan Tito adalah bagian dari upaya Arema FC menjadi keseimbangan skuad. Tito juga menjadi salah satu pemain muda yang dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi klub. Di sisi lain, Hansamu memiliki pengalaman dan kepemimpinan yang menjadi hal penting di dalam sebuah tim.
Dengan mengambil langkah ini, Arema FC terus memperjelas arah pengembangan tim untuk Super League 2026/2027. Manajemen berupaya untuk terus meningkatkan kualitas tim dengan mempertahankan pemain-pemain yang terbukti memberikan kontribusi sekaligus memberi ruang bagi talenta muda untuk berkembang.(*)
.png)