Pemkab Lebak Sabet Peringkat II PEPARPEDA IX Banten 2026, Kadispora: Bukti Keterbatasan Bukan Penghalang Meraih Prestasi

27 Juni 2026 00:34 27 Jun 2026 00:34

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Pemkab Lebak Sabet Peringkat II PEPARPEDA IX Banten 2026, Kadispora: Bukti Keterbatasan Bukan Penghalang Meraih Prestasi

Kontingen Kabupaten Lebak . (Foto: Kadispora Lebak for ketik.com)

KETIK, LEBAK – Kontingen Kabupaten Lebak menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Provinsi Banten Tahun 2026. Berdasarkan rekapitulasi perolehan medali hingga Jumat (26/6/2026) pukul 22.00 WIB, Kabupaten Lebak berhasil menempati peringkat kedua dengan torehan 33 medali, terdiri atas 14 medali emas, 13 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Hasil tersebut menempatkan Kabupaten Lebak di bawah Kota Tangerang yang mengoleksi 17 medali emas dan berada di atas Kabupaten Tangerang yang meraih 12 medali emas. Raihan ini sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbaik kontingen Kabupaten Lebak dalam ajang olahraga pelajar disabilitas tingkat Provinsi Banten.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lebak, Oktavianto Arief Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Lebak.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Lebak, serta dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendorong pengembangan olahraga disabilitas.

"Keberhasilan ini merupakan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lebak yang terus hadir untuk melayani anak-anak istimewa kami. Pemerintah berkomitmen memberikan kesempatan yang sama agar mereka dapat berkembang, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya," kata Oktavianto saat dihubungi wartawan, Sabtu 27 Juni 2026.

Ia mengungkapkan, pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena proses pembinaan atlet dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Dengan berbagai keterbatasan yang ada, para atlet tetap mampu menunjukkan semangat juang yang luar biasa hingga berhasil bersaing dengan kontingen terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

"Dengan segala keterbatasan yang kami miliki, termasuk waktu pembinaan yang hanya berlangsung sekitar tiga bulan, Alhamdulillah para atlet mampu menunjukkan prestasi luar biasa dengan meraih peringkat kedua pada PEPARPEDA IX Provinsi Banten. Ini membuktikan bahwa semangat dan kerja keras mampu mengalahkan berbagai keterbatasan," ujarnya.

Oktavianto menilai, prestasi tersebut tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga menjadi bukti bahwa para pelajar penyandang disabilitas memiliki kemampuan untuk berprestasi apabila mendapatkan kesempatan, pembinaan, dan dukungan yang memadai.

Ia berharap keberhasilan kontingen Lebak dapat menjadi motivasi bagi para penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan tidak ragu mengejar cita-cita.

"Kami berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat dan motivasi bagi anak-anak istimewa di Kabupaten Lebak untuk terus berprestasi lebih tinggi. Jangan pernah merasa malu atau minder karena kondisi fisik yang dimiliki. Sejatinya Allah SWT menciptakan setiap manusia dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus berjuang, belajar, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi," tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap kontingen Kabupaten Lebak, mulai dari pemerintah daerah, NPC Kabupaten Lebak, para pelatih, ofisial, orang tua atlet, hingga masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak atas dukungan terhadap pembinaan olahraga disabilitas, kepada NPC Kabupaten Lebak, para pelatih, ofisial, orang tua atlet, serta seluruh masyarakat Kabupaten Lebak yang terus memberikan doa dan dukungannya. Prestasi ini adalah milik kita bersama," katanya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga akan terus memperkuat pembinaan olahraga prestasi, termasuk olahraga disabilitas, agar semakin banyak atlet daerah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Lebak di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Bagi Oktavianto, keberhasilan kontingen Lebak di PEPARPEDA IX memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar pencapaian medali.

"Prestasi ini bukan sekadar tentang medali, tetapi tentang membuktikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. Kabupaten Lebak akan terus hadir untuk mendampingi, membina, dan memberikan ruang bagi anak-anak istimewa agar mampu meraih masa depan yang gemilang," pungkasnya.

Perolehan Medali Kabupaten Lebak pada PEPARPEDA IX Provinsi Banten 2026:

Emas: 14
Perak: 13
Perunggu: 6
Total Medali: 33
Peringkat II Provinsi Banten.

Tombol Google News

Tags:

Pemkab lebak Sabet Peringkat Ii Peparpeda Ix Banten 2026 Kadispora Bukti Keterbatasan Bukan Penghalang Meraih Prestasi ketik.com Olahraga Kontingen Kabupaten Lebak