KETIK, SURABAYA – Muaythai Jawa Timur tidak terganggu dengan diundurnya jadwal Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 dari Juni 2026 menjadi Oktober 2026.
Ketua Pengprov Muaythai Indonesia (MI), Baso Juherman menyebut perubahan jadwal PON Beladiri ditanggapi positif. Menurutnya dengan adanya perubahan jadwal ini, membuat atlet-atletnya lebih siap.
"Kalau dibilang menguntungkan juga tidak. Karena kami sebenarnya sudah siap. Tapi dengan waktu yang lebih panjang, anak-anak bisa berlatih lebih keras dan persiapan menjadi lebih matang," katanya dikutip dari keterangan resmi, Jumat 10 April 2026.
Baso menambahkan, pada PON Beladiri 2026 cabang olahraga (cabor) Muaythai mengalami perubahan nomor, jika dibandingkan PON Aceh-Sumatera Utara.
Beberapa nomor seperti Muay Boran putra-putri serta Muay Robic putra-putri dipastikan tidak dipertandingkan dalam PON Beladiri 2026.
"Kami berkomunikasi dengan PB Muaythai agar nomor-nomor tersebut bisa diusulkan kembali oleh tuan rumah. Harapannya tetap bisa dipertandingkan karena atlet sudah berlatih sejak lama," jelasnya.
Pengprov MI Jatim optimistis dapat menurunkan atlet di seluruh nomor yang dipertandingkan dan menargetkan gelar juara umum pada ajang nasional tersebut. (*)
