KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong Bandung Bedas Run 2026 tidak berhenti sebagai ajang lomba lari, tetapi menjadi bagian dari gerakan membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga menjadi modal penting untuk membangun kebiasaan hidup aktif berolahraga. Hal itu disampaikan saat Road to Bandung Bedas Run 2026 sekaligus peluncuran jersey Bandung Bedas Run 2026 di Kopi Insight, Soreang, Sabtu (8/8/2026).
"Dan yang paling penting bagaimana mengubah gaya hidup masyarakat dengan berolahraga," tandas KDS.
Ia menyebut Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam menghidupkan kembali berbagai induk olahraga masyarakat.
"Olahraga masyarakat ini sebenarnya sudah ada sejak dulu. Tetapi kita hidupkan kembali beberapa inorga (induk olahraga) seperti lari ini sehingga kegiatan olahraga bisa rutin dilaksanakan di masyarakat," ujarnya.
KDS mengajak masyarakat, khususnya warga Bandung Raya dan Jawa Barat, memanfaatkan Bandung Bedas Run sebagai momentum berolahraga bersama sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Sementara itu Ketua Kormi Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati mengatakan, peserta Bandung Bedas Run 2026 tidak hanya berasal dari kalangan komunitas lari dewasa. Terdapat pula peserta usia muda, termasuk kategori 10-14 tahun.
Komposisi peserta juga didominasi perempuan. Dari peserta yang telah mendaftar, sekitar 78 persen merupakan pelari perempuan.
"Yang cukup menggembirakan, pesertanya masih didominasi perempuan. Berarti perempuan lebih tangguh," kata Emma Dety.
Hingga Sabtu (8/8/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 3.242 orang. Peserta berasal dari berbagai daerah, tidak hanya Jawa Barat, tetapi juga dari beberapa daerah lainnya.
Emma mengatakan meningkatnya partisipasi tersebut menunjukkan olahraga masyarakat memiliki daya tarik yang semakin besar. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai kegiatan olahraga agar lebih rutin hadir di tengah masyarakat.
Bandung Bedas Run 2026 akan berlangsung pada 6 September. Menurut Emma untuk tahun ini terdapat sejumlah perubahan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, termasuk rute 5K yang tidak hanya mengelilingi kawasan Stadion Si Jalak Harupat, tetapi melewati sejumlah desa di sekitarnya.
Untuk meningkatkan daya tarik peserta, kata Emma, panitia menyiapkan dua hadiah utama berupa paket umrah. Masing-masing akan diberikan untuk kategori 5K dan 10K.(*)
