KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Biodiesel B50 membawa dampak besar bagi perekonomian Indonesia, terutama melalui penghematan devisa negara hingga Rp170 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Menurut Presiden, penggunaan bahan bakar berbasis minyak sawit dalam negeri menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor.
“Jadi hari ini, saya ucapkan terima kasih atas semua unsur yang telah bekerja keras. Bayangkan kita sekarang sudah bisa menghemat devisa uang keluar 170 triliun. 10 miliar dolar kita hemat,” ujar Presiden.
Prabowo menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari para ilmuwan, akademisi, hingga jajaran industri energi yang terus mengembangkan teknologi biodiesel nasional.
Program B50 menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang pengembangan biodiesel Indonesia yang dimulai dari penerapan B2,5 pada 2008.
Setelah melalui delapan tahap pengembangan, pemerintah kini berhasil meningkatkan campuran biodiesel menjadi 50 persen.
“Tadi saya diberi laporan dari B2,5 tahun 2008 sampai B50 tahun 2026 melalui 8 tahap. Dan tahap B50 adalah tahap ke-8 yang dilaunching oleh Presiden ke-8,” tutur Presiden.
Dengan implementasi B50, pemerintah berharap ketahanan energi nasional semakin kuat sekaligus mengurangi aliran devisa ke luar negeri akibat impor bahan bakar minyak.
Prabowo menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan sumber daya dalam negeri dapat memberikan manfaat langsung bagi ekonomi nasional.
“Terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus. Teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu. Teruskan, jangan berhenti di B50. Kalau bisa B60,” kata Presiden. (*)
Prabowo Sebut B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun
10 Juli 2026 14:08 10 Jul 2026 14:08
Hanifuddin Musa, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Presiden Prabowo Subianto cek B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Tags:
Hemat Devisa Presiden Prabowo Subianto BBM Energi TerbarukanBaca Juga:
Solar Langka, Banyak Nelayan di Pulau Masalembu Tak Bisa MelautBaca Juga:
DPR RI Minta Proses Hukum Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal TransparanBaca Juga:
Stok Beras Nasional Oktober 2026 Capai 4,56 Juta Ton, Mentan Amran: Tertinggi Sepanjang SejarahBaca Juga:
Gubernur Andra Soni: Akses Keuangan Mudah, Usaha Rakyat Makin ProduktifBaca Juga:
Pastikan Stok BBM Aman, Kapolres Magetan Turun Langsung Cek SPBUBerita Lainnya oleh Hanifuddin Musa
7 November 2026 09:31
Usai Libas Arema FC 3-0, Madura United Sindir Arema Lewat Tulisan di Bus
6 November 2026 14:56
Mengenal Abdul El Sayed, Dokter Muslim yang Terpilih Jadi Senator AS
6 November 2026 14:23
Kabar Gembira! Pemerintah Akan Buka Seleksi CPNS Pada November Ini
6 November 2026 13:56
Prabowo Minta Kawasan Monas Direvitalisasi, Bakal Dibangun Museum Agung Nasional
6 November 2026 10:16
Irjen Slamet Uliandi Diduga Beri Izin Irjen Ahrie Sonta Hapus Hasil File Sadapan Presiden Prabowo
