KETIK, JAKARTA – Kahitna merupakan salah satu grup musik Indonesia yang telah melewati perjalanan panjang sejak dibentuk pada 1986. Grup asal Bandung ini awalnya digawangi oleh Yovie Widianto, Bambang Purwono, dan Trie Utami.
Dalam perjalanannya, Kahitna kemudian dikenal luas dengan formasi yang diisi Hedi Yunus, Carlo Saba, Mario Ginanjar, dan Yovie Widianto sebagai personel yang identik dengan grup tersebut.
Selama berkarier, Kahitna telah menghasilkan banyak lagu yang mengangkat cerita tentang percintaan. Musik mereka tidak hanya dikenal oleh pendengar yang tumbuh pada era 1990-an dan 2000-an, tetapi juga masih didengarkan oleh generasi muda.
Lirik mengenai cinta yang tidak kesampaian, kerinduan, perpisahan, hingga sulit melupakan seseorang membuat sejumlah lagu Kahitna tetap terasa dekat dengan Gen Z.
Kehadiran lagu-lagu tersebut di berbagai platform digital juga membuat karya lama Kahitna kembali mudah ditemukan oleh pendengar muda. Dari sekian banyak lagu yang dimiliki, berikut lima lagu Kahitna yang cocok masuk playlist galau Gen Z.
1. Aku, Dirimu, Dirinya (2006)
“Aku, Dirimu, Dirinya” dirilis pada 2006 dan menjadi bagian dari album Soulmate. Lagu ini bercerita tentang hubungan yang berada dalam situasi rumit. Perasaan yang ada tidak selalu bisa diwujudkan menjadi sebuah hubungan. Kisah tersebut membuat lagu ini tetap relevan bagi pendengar yang pernah berada dalam hubungan tanpa kepastian.
2. Engga Ngerti (1999)
“Engga Ngerti” merupakan lagu Kahitna yang dirilis pada 1999. Lagu ini menggambarkan seseorang yang sedang merindukan orang yang dicintainya, tetapi tidak mengetahui keberadaannya. Rasa penasaran dan kerinduan menjadi bagian utama dari cerita lagu ini.
3. Mantan Terindah (2010)
Dirilis pada 2010, “Mantan Terindah” mengisahkan seseorang yang masih menyimpan perasaan kepada mantan kekasih. Hubungan memang telah berakhir, tetapi kenangan yang ditinggalkan membuat sosok tersebut tidak mudah dilupakan. Tema seperti ini masih dekat dengan kehidupan percintaan anak muda.
4. Soulmate (2006)
“Soulmate” menjadi salah satu lagu Kahitna dari album dengan judul yang sama pada 2006. Lagu ini menceritakan seseorang yang menganggap orang lain sebagai belahan jiwanya, tetapi keadaan membuat keduanya tidak dapat menjadi pasangan. Perasaan yang tetap ada meski tidak bisa bersama menjadi inti dari lagu ini.
5. Titik Nadir (2025)
“Titik Nadir” menjadi salah satu rilisan Kahitna yang lebih baru dan tercatat dirilis pada 2025. Lagu ini mengangkat cerita tentang seseorang yang harus menerima kenyataan bahwa orang yang dicintainya telah menikah dengan orang lain. Perasaan yang belum selesai membuat proses untuk melepaskan sosok tersebut menjadi tidak mudah.
Dengan perjalanan karier yang panjang dan tema lagu yang dekat dengan berbagai pengalaman percintaan, karya Kahitna masih memiliki ruang di telinga pendengar muda.
Perbedaan generasi tidak menghilangkan relevansi cerita dalam lagu-lagu mereka, terutama ketika membahas perasaan yang sampai sekarang masih sering dialami banyak orang. (*)
