Sosok Arrmanatha Nasir, Diplomat Kawakan yang Gantikan Sugiono Jadi Menlu RI

1 Oktober 2026 15:27 1 Okt 2026 15:27

Thumbnail Sosok Arrmanatha Nasir, Diplomat Kawakan yang Gantikan Sugiono Jadi Menlu RI

Arrmanatha Nasir kala mewakili Kementerian Luar Negeri pada rapat dengan Komisi I DPR RI, akhir Agustus 2026 lalu. Diplomat kawakan ini dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia pada 1 Oktober 2026. (Foto: Instagram @arrmanathanasir)

KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pria yang karib disapa Tata tersebut menggantikan Sugiono, yang ditarik mengisi posisi Menko PMK.

Tata merupakan diplomat karier kawakan. Setelah hampir tiga dekade berkiprah di Kementerian Luar Negeri, pria kelahiran 30 Desember 1971 tersebut ke posisi tertinggi di kementerian tersebut.

Arrmanatha sendiri mengawali karier diplomatiknya pada 1997. Selama perjalanan kariernya, ia menjalani berbagai penugasan di dalam dan luar negeri, termasuk di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Prancis, hingga menduduki posisi pimpinan di Kementerian Luar Negeri.

Sebelum menjadi Menlu, Arrmanatha menjabat Wakil Menteri Luar Negeri sejak Oktober 2024. Ia dilantik bersama Muhammad Anis Matta dan Arif Havas Oegroseno sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Kabinet Merah Putih.

Arrmanatha menempuh pendidikan sarjana bidang ekonomi di University of Buckingham, Inggris, kemudian melanjutkan pendidikan magister di University of Leicester dan Universitas Indonesia.

Salah satu posisi yang cukup dikenal dalam perjalanan karier Arrmanatha adalah saat ia dipercaya menjadi juru bicara Kementerian Luar Negeri pada 2014–2019.

Setelah itu, pada 2019, ia ditunjuk sebagai Duta Besar RI untuk Prancis, merangkap Andorra, Monako, serta UNESCO di Paris.

Selama menjalankan tugas diplomatik di Prancis, pemerintah Prancis memberikan penghargaan Commandeur de la Légion d’Honneur pada 2021. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.

Setelah menyelesaikan penugasannya di Prancis, Arrmanatha ditunjuk sebagai Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di New York pada 2021. Ia juga menjadi Wakil Tetap RI untuk International Seabed Authority (ISA).

Posisi tersebut membuat Arrmanatha kembali berhadapan dengan berbagai agenda diplomasi multilateral, termasuk isu-isu yang dibahas dalam forum PBB dan organisasi internasional lainnya.

Pada Juli 2023, Arrmanatha menyerahkan surat kepercayaan sebagai Wakil Tetap RI untuk ISA kepada Sekretaris Jenderal ISA Michael W. Lodge di Kingston, Jamaika.

Setelah menjalani penugasan di PBB, Arrmanatha kembali masuk ke pemerintahan Presiden Prabowo. Pada Oktober 2024, ia dilantik sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Sekretariat Negara mencatat Arrmanatha sebagai salah satu dari tiga Wakil Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih.

Dalam posisi tersebut, Arrmanatha bekerja bersama Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia tetap menjalankan berbagai agenda diplomasi Indonesia, baik dalam forum bilateral maupun multilateral.

Pada 2025, misalnya, Arrmanatha tercatat menandatangani perjanjian kinerja sebagai Wakil Menteri Luar Negeri bersama Sugiono selaku Menteri Luar Negeri.

Setelah hampir dua tahun menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha kini dipercaya memimpin Kementerian Luar Negeri, menjadi nakhoda diplomasi Indonesia di mancanegara.

Tombol Google News

Tags:

Arrmanatha Nasir Menteri Luar Negeri Reshuffle Kabinet Prabowo Sugiono