Wamenkes Soroti Lonjakan Diabetes Remaja, Gaya Hidup Disebut Jadi Pemicu Utama

25 Mei 2026 18:42 25 Mei 2026 18:42

Virmin Carlo J., Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Wamenkes Soroti Lonjakan Diabetes Remaja, Gaya Hidup Disebut Jadi Pemicu Utama

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, dalam acara Canisius Health Expo 2026 di Kolese Kanisius Jakarta 2026.

KETIK, SURABAYA – Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti peningkatan kasus diabetes pada remaja. Dia mengatakan bahwa diabetes sekarang bahkan sering terjadi pada anak-anak usia SMP.

Ia menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan di Canisius Health Expo 2026, Kolese Kanisius di Jakarta, pada Minggu 24 Mei 2026.

Dalam laman resmi kemkes, dia mengatakan bahwa pergeseran tren penyakit ini bukan sekedar dipengaruhi faktor genetik, melainkan perubahan besar dalam gaya hidup sehari-hari.

“Dulu diabetes tipe 2 identik dengan usia 40 atau 50 tahun ke atas. Tetapi hari ini dan ini yang membuat saya tidak bisa tenang sebagai seorang dokter kita mulai melihatnya muncul pada remaja, bahkan beberapa kasus pada anak usia SMP,” tutur Wamenkes Dante.

Dia menekenkan kebiasaan yang dilakukan generasi muda saat ini, seperti mengonsumsi gula dan makanan ultra-proses yang berlebihan, kurang tidur, dan terlalu banyak menonton layar.

Selain itu, kondisi tersebut diperburuk oleh tekanan psikologis yang dialami remaja modern. Ironisnya, diabetes tipe 2 muncul dan berkembang pada remaja lebih cepat daripada pada orang dewasa.

Wamenkes menegaskan bahwa untuk menghadapi ancaman tersebut, perubahan kebiasaan yang dimulai dari rumah adalah solusi utama. “Ini bukan untuk menakut-nakuti. Pencegahan harus dimulai sekarang. Makan bersama, tidur cukup, mengurangi waktu di depan layar, dan aktif bergerak bersama keluarga,” ucapnya.

Mengatasi masalah ini dengan menerapkan program "nutri-level" sistem label A–D pada kemasan makanan dan minuman untuk memberi tahu orang tentang kadar gula dalam makanan dan menyebarkan program Cek Kesehatan Gratis ke 25 juta anak sekolah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Diabetes Remaja gaya hidup Hidup sehat cegah diabetes Kesehatan Remaja Edukasi kesehatan Berita Kesehatan