Maut di Antrean BBM Solar Palembang, Sopir Truk Tewas Bersimbah Darah Usai Dikeroyok

3 Juni 2026 12:44 3 Jun 2026 12:44

Yola Dwi R., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Maut di Antrean BBM Solar Palembang, Sopir Truk Tewas Bersimbah Darah Usai Dikeroyok

Mobil truk yang dibakar di SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Selasa 3 Juni 2026. (Foto: Yola/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Antrean bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali memakan korban jiwa. Seorang sopir truk bernama Yepran Firmansyah (38) tewas setelah menjadi korban pengeroyokan dan penusukan di SPBU Jalan Noerdin Panji, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis, 2 Juni 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. 

Korban merupakan warga Kompleks BSA Jalan Tanjung Api-Api, Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Saat kejadian, ia sedang mengantre solar menggunakan truk bernomor polisi BG 9479 CE.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula sekitar pukul 21.15 WIB ketika sebuah kendaraan yang diduga milik pelaku masuk dan menyerobot antrean di SPBU tersebut. Korban yang tidak terima kemudian menegur pengemudi kendaraan tersebut.

Teguran itu memicu adu mulut yang berlanjut menjadi perkelahian di pintu keluar SPBU. Perkelahian sempat dilerai oleh sejumlah sopir yang berada di lokasi sehingga situasi kembali mereda.

Namun, pelaku diketahui meninggalkan lokasi dan kembali sekitar 30 menit kemudian dengan membawa sekitar tujuh orang rekannya yang datang menggunakan sepeda motor.

Setibanya di lokasi, kelompok tersebut langsung menyerang korban secara bersama-sama menggunakan senjata tajam. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan mengemudikan truknya menjauh dari lokasi kejadian.

Sayangnya, korban yang telah mengalami luka parah kehilangan kesadaran saat truk berada di seberang SPBU. Kendaraan yang dikemudikannya kemudian menabrak dan berhenti dengan sendirinya.

Meski korban sudah dalam kondisi tidak berdaya, para pelaku diduga masih terus melakukan penyerangan sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Warga bersama sesama sopir yang melihat korban bersimbah darah segera memberikan pertolongan dan membawanya ke RS Myria Palembang. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka tusuk di bagian dada, rusuk, punggung, serta lengan kanan.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, jumlah pelaku yang terlibat dalam penyerangan diperkirakan sekitar tujuh orang.

“Benar terjadi peristiwa tersebut. Dari keterangan saksi di lokasi, pelaku berjumlah sekitar tujuh orang,” ujar Alex saat dikonfirmasi Rabu, 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, kejadian bermula dari perselisihan akibat antrean BBM yang kemudian berkembang menjadi dugaan pengeroyokan menggunakan senjata tajam.

Saat ini, personel Polsek Sukarami bersama tim Reskrim dan Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas para pelaku serta memburu mereka yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Sopir Truk Spbu Noerdin Panji Polrestabes Palembang Polsek Sukarami