Warisan Rasa Dijaga, Bupati Bandung Anugerahkan Penghargaan untuk Tokoh Borondong Ketan Ibun

20 April 2026 21:15 20 Apr 2026 21:15

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Warisan Rasa Dijaga, Bupati Bandung Anugerahkan Penghargaan untuk Tokoh Borondong Ketan Ibun

Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan penghargaan kepada Yayat Suwarsa Wanurtabah, Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Program dan Keuangan Kecamatan Ibun, yang dianugerahi sebagai Maestro Borondong Ketan Ibun. Penghargaan diberikan seusai upacara peringatan Hari Jadi e-385 Kab Bandung di Lapang Upakarti Soreang, Senin (20/4/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, sebuah penghargaan penuh makna diberikan kepada para penjaga warisan rasa dan budaya yang selama ini setia merawat kuliner khas daerah.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Yayat Suwarsa Wanurtabah, Penelaah Teknis Kebijakan Subbagian Program dan Keuangan Kecamatan Ibun, yang dianugerahi sebagai Maestro Borondong Ketan Ibun.

Sementara itu, Muchammad Ramdhan, Guru PPKn Ahli Pertama SMPN 2 Cileunyi Dinas Pendidikan, menerima penghargaan sebagai Pelestari Borondong Ketan Ibun.

Keduanya menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Bandung Dadang Supriatna seusai upacara peringatan Hari Jadi e-385 Kabupaten Bandung di Lapang Upakarti Soreang, Senin 20 April 2026. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja nyata, dan kecintaan mereka dalam menjaga, merawat, serta memperkenalkan Borondong Ketan Ibun kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Penghargaan ini menjadi simbol bahwa pembangunan Kabupaten Bandung tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang upaya menjaga akar budaya serta identitas daerah. Di tengah arus modernisasi, kehadiran tokoh-tokoh pelestari menjadi sangat penting agar warisan leluhur tidak hilang ditelan zaman.

Borondong Ketan Ibun sendiri bukan sekadar makanan tradisional. Kuliner khas dari Kecamatan Ibun ini telah lama menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Bandung. Rasanya yang khas, proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara tradisional, hingga nilai kebersamaan di baliknya menjadikan borondong sebagai simbol sejarah dan kebanggaan warga.

Melalui penghargaan ini, Pemkab Bandung ingin menegaskan warisan budaya lokal harus terus dijaga, dikenalkan, dan diwariskan. Semangat tersebut sejalan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang tidak hanya mengenang perjalanan daerah, tetapi juga menatap masa depan dengan tetap berpijak pada budaya dan kearifan lokal.

Selamat Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Semoga semangat menjaga warisan, seperti yang ditunjukkan para pelestari Borondong Ketan Ibun, terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Kabupaten Bandung.(*)

Tombol Google News

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds kds borondong borondong ketan borondong ibun amestro