KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) menggelar Gebyar TJSP Merdeka Tahun 2026 di Pendopo Parasamya, Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu, 12 Agustus 2026. Agenda tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut mengusung tema "Sinergi Forum TJSP Membangun Sleman yang Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Pada kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan dengan nilai total mencapai Rp6,7 miliar yang menyasar berbagai unsur kemasyarakatan di seluruh wilayah Sleman.
Kepala Bappeda Kabupaten Sleman Nur Fitri Handayani menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas hasil sinergi program TJSP dengan Pemkab Sleman sekaligus wujud rasa syukur bersama dalam momentum peringatan kemerdekaan. Forum TJSP sendiri dibentuk sebagai wadah kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
"Tujuan pembentukan forum ini adalah menyelaraskan program-program Pemerintah Kabupaten Sleman dengan program yang ada di perusahaan Bapak-Ibu, yang bermuara pada kemanfaatan bagi masyarakat," ujarnya.
Wabup Sleman Danang Maharsa (kacamata) memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara Gebyar TJSP Merdeka Tahun 2026 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Rabu 12 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan senilai total Rp6,7 miliar bagi masyarakat. (Foto: Fajar R/Ketik.com)
Nur Fitri memaparkan rincian bantuan yang diserahkan secara simbolis pada kegiatan tahun ini. Di antaranya beasiswa pendidikan bagi 278 siswa dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi; 2.960 paket sembako; 104 paket modal dan peralatan usaha; serta dua paket peralatan khusus bagi penyandang disabilitas.
Bantuan tersebut juga menyasar layanan internet gratis (Wi-Fi) untuk publik di 779 titik lokasi, 630 bibit pohon, 160 paket buku dan peralatan sekolah, sarana produksi pertanian dan perikanan untuk tujuh kelompok, 12 unit sarana penanganan sampah, santunan bagi 45 anak yatim, pelatihan UMKM untuk 10 kelas, enam paket infrastruktur, hingga dua paket penanganan stunting.
Seluruh alokasi bantuan tersebut bersumber dari partisipasi aktif 49 perusahaan yang tergabung dalam Forum TJSP Sleman.
Pengawasan Berkelanjutan dan Sinergi Pembangunan Daerah
Sementara itu, Ketua Forum TJSP Kabupaten Sleman Edy Nugroho menambahkan bahwa sepanjang 2025, Forum TJSP Sleman berhasil menggalang dan menyalurkan dukungan dana sebesar Rp20,2 miliar yang terdistribusi ke 17 kapanewon melalui 971 kegiatan pembangunan sosial.
Ke depan, Forum TJSP berkomitmen untuk terus mengawal seluruh program berbasis data presisi dan prinsip berkelanjutan. Hal ini penting agar setiap rupiah yang dikeluarkan dunia usaha benar-benar terukur dampaknya serta selaras dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sleman.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menekankan pentingnya pengawasan secara ketat dan berkala agar seluruh bantuan TJSP benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat secara konsisten.
"Pemberian TJSP ini berbasis data. Kami bersama Ketua Forum TJSP mengawasi secara langsung dan kontinu agar berkesinambungan dan tepat sasaran. Tolong penerima memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, jangan sampai hilang setelah menerima," tegas Danang Maharsa.
Ketua Forum TJSP Kabupaten Sleman yang juga Direktur Utama PUDAM Tirta Sembada, Edy Nugroho (tengah), usai acara Gebyar TJSP Merdeka Tahun 2026 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman. Edy menyampaikan komitmen Forum TJSP untuk terus mengawal penyaluran bantuan CSR berbasis data dan tepat sasaran. (Foto: Fajar R/Ketik.com)
Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan TJSP merupakan amanat Peraturan Daerah (Perda) bagi setiap perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha dan meraih keuntungan di Kabupaten Sleman. Pengelolaannya dikoordinasikan secara transparan melalui sekretariat resmi yang berkedudukan di Bappeda.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi membutuhkan gotong royong seluruh pemangku kepentingan.
Dengan keterlibatan puluhan perusahaan pada momentum Gebyar TJSP Merdeka kali ini, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat diharapkan semakin kokoh demi mempercepat terwujudnya masyarakat Sleman yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. (*)
