SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

12 April 2026 15:36 12 Apr 2026 15:36

Ahmad Istihar, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Forkopimcam Singgahan, Mitra Dapur dan SPPI dalam peresmian SPPG Lajolor, Singgahan, Kabupaten Tuban, Minggu 12 April 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lajolor secara resmi memulai operasionalnya ditandai gelaran tasyakuran peresmian di lokasi dapur mitra, Jalan Imam Bonjol Desa Lajolor, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Peresmian ini menandai kesiapan penuh fasilitas SPPG untuk mendukung program isi perut gagasan Presiden Prabowo Subianto di wilayah setempat. 

Kegiatan dihadiri Forkopimcam Singgahan, tokoh masyarakat dan tamu undangan SPPG operasional sekitar pada Minggu 12 April 2026.

Adapun dalam penyaluran perdana akan dimulai Senin esok, 13 April 2026. Untuk tahap awal, SPPG Lajolor melayani 800 Penerima Manfaat (PM). Produksi dapur dilakukan secara mandiri dengan pengawasan standar gizi yang ketat sebelum didistribusikan ke sasaran.

Kepala SPPG Lajolor, Atmem Aqli, menegaskan bahwa seluruh tim produksi telah siap menjalankan mandat pemenuhan gizi sesuai arahan Badan Gizi Nasional.

"Insya Allah, besok Senin kami mulai perdana memasak dengan kebutuhan 800 ompreng awal periode. Semoga kedepan dapat menjalankan amanah sesuai aturan berlaku," kata Aqli Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) asal Jambi, Sumatra Bagian Tengah tersebut.

Fasilitas SPPG yang berlokasi strategis di jalur utama Jatirogo-Bojonegoro ini diharapkan dapat mempercepat logistik distribusi, sehingga makanan yang sampai ke tangan penerima manfaat tetap dalam kondisi segar dan berkualitas tinggi.

"Kami harap adanya dapur sesuai juknis dan lokasi strategis dapat lebih cepat menjangkau pendistribusian makanan MBG kepada PM," imbuhnya 

Senada Aqli, Mitra Dapur SPPG Lajolor, Kiai Nur Kozin, berharap kehadiran unit dapur ke-2 di wilayah ini tidak hanya fokus pada kesehatan penerima manfaat. Sisi lainnya, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta menyerap tenaga kerja baru. 

"Kami berharap keberadaan SPPG Lajolor 2 ini memberikan dampak signifikan, baik bagi peningkatan gizi penerima manfaat maupun manfaat ekonomi dan sosial bagi lingkungan sekitar," harap Kiai Nur Kozin.

Terpisah, Kapokcam SPPG Singgahan, Singgih Bekti Nugroho menyebutkan bahwa, dengan diresmikannya unit dapur Lajolor, saat ini sudah terdapat tuju unit SPPG berstatus operasional tersebar di wilayah Singgahan.

Untuk melayani serta menjangkau sasaran total sekitar 14.000 penerima manfaat baik PM sekolah formal dan non formal, maupun kelompok ibu hamil, Menyusui, dan Balita (3B).

"Kalau di total SPPG operasional ada tujuh unit yang terbagi memberikan layanan kepada 14 ribu PM," tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Sppglajolor kapokcamsinggagan SPPI #makangratis MBG BGN Pemkabtuban Pendidikan