KETIK, SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, kembali turun tangan langsung menangani persoalan pendidikan. Jumat 22 Agustua 2025.
Cak Ji, sapaan akrab Armuji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Al-Hikmah Surabaya setelah menerima laporan ratusan alumni yang ijazahnya ditahan kampus.
Dalam sidak tersebut, sekitar 20 alumni hadir dan menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada Cak Ji.
Mereka mengaku tidak bisa mengambil ijazah asli meski sudah lulus, karena kampus mewajibkan pengabdian selama enam tahun aturan yang tiba-tiba berubah dari kontrak awal dua tahun.
“Saya dengarkan sendiri keluhan anak-anak ini, sudah lulus tapi masa depannya terhambat. Ijazah ditahan, sementara kerja tidak bisa. Ini kan jelas merugikan,” tegas Cak Ji.
Salah satu alumni, Naedha (25), mengungkapkan bahwa banyak temannya menganggur karena tidak ada penempatan kerja dari pihak kampus.
“Kami mau mengabdi, tapi tidak pernah ditempatkan. Akhirnya kami tidak bisa memenuhi syarat, sementara ijazah ditahan,” keluhnya.
Kasus makin pelik ketika ada mahasiswa drop out yang juga tidak bisa mengambil ijazah SMA karena dijadikan jaminan. Muhammad Rofi’ (25) mengaku diminta membayar Rp15 juta untuk menebus ijazah SMA-nya.
“Tanpa ijazah SMA saya bahkan tidak bisa melamar kerja ke pabrik,” ujarnya.
Mendengar keluhan itu, Cak Ji langsung menekan pihak kampus agar tidak lagi mempermainkan hak mahasiswa.
“Saya minta ijazah segera diberikan. Jangan sampai anak-anak muda Surabaya ini masa depannya hilang hanya karena syarat yang tidak jelas,” tegasnya.
Hasil mediasi akhirnya melahirkan kesepakatan baru. Ketua STKIP Al-Hikmah, Zainal Abidin, menyetujui masa pengabdian dikembalikan ke aturan awal, yakni dua tahun.
Selain itu, alumni yang sudah bekerja minimal dua tahun bisa melampirkan SK kerja sebagai pengganti pengabdian. Namun kampus tetap menambahkan syarat lain, yaitu hafalan minimal 10 juz Al-Qur’an.
Meski sudah ada solusi, Cak Ji memastikan pihaknya akan terus mengawal agar kesepakatan tersebut benar-benar dijalankan
“Jangan main-main dengan masa depan anak Surabaya. Saya akan pastikan mereka dapat haknya,” pungkasnya. (*)
Sidak Cak Ji ke STKIP Al-Hikmah: Ratusan Alumni Mengadu, Ijazah Tertahan Bertahun-tahun
22 Agustus 2025 18:35 22 Agt 2025 18:35
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji saat sidak di STKIP Al Hikmah
Tags:
Cak Ji Wakil Wali Kota Surabaya Armuji cak ji sidak Wawali Surabaya surabayaBaca Juga:
KH Asep Saifuddin Chalim Didukung PMII Jatim Jadi Rais Aam PBNU di Muktamar 2026Baca Juga:
Terungkap! Ini Alasan Polisi Tes Urine Wisatawan Surabaya Korban Perusakan Pantai Wediawu di Kabupaten MalangBaca Juga:
Update Insiden Pantai Wediawu! 4 Warga Malang Jadi Tersangka Perusakan, 31 Wisatawan Surabaya Rehab NarkobaBaca Juga:
Kantor BBWS Brantas Surabaya Dipasangi Banner Protes 'Stop Tambang Ilegal'Baca Juga:
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkot Surabaya Ajak Pelaku Usaha Terbuka Wujudkan Peta Masa DepanBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Alun-alun Kepanjen Dibangun di Sisi Selatan Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Netizen Adu Ide Desain Estetik
Sengketa Goa Gong Berakhir Damai, Disperkimtan Pacitan Akui Keliru Identifikasi Lahan
DPRD dan Pemkab Kompak! Proyek Alun-alun Kepanjen Kabupaten Malang Dipindah di Selatan Stadion Kanjuruhan
Ini Kasta Tempat Belanja di Malang
