KETIK, PASURUAN – Suasana Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 Pramuka Jawa Timur tiba-tiba hening sejenak. Di tengah sambutan, Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur HM Arum Sabil menghentikan pidato laporan kegiatannya.
Secara spontan, Arum Sabil langsung memimpin doa untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Semula, Khofifah dijadwalkan hadir dan membuka Rakerda.
Namun ia berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono.
"Izinkan sebelum saya menyampaikan laporan kegiatan Rakerda, mohon berkenan kita semua berdoa kepada Allah mendoakan Ibu Gubernur Jawa Timur, Ketua Majelis Pembimbing Daerah kita, Ibu Khofifah," kata Arum Sabil.
"Kita doakan bersama semoga beliau dijauhkan dari segala macam bala bencana dan musibah dan kita doakan beliau diberi kekuatan, kesabaran, kesehatan dan umur panjang yang penuh keberkahan," tuturnya.
Rakerda 2026 berjalan lancar hingga akhir acara yang dihadiri oleh seluruh pengurus Kwarda Jatim dan Ketua Kwarcab Se-Jawa Timur.
Ada enam poin program unggulan. Salah satunya adalah satu gudep 1 renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini merupakan turunan dari Program Pramuka Produktif. (*)
