KETIK, PALEMBANG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Selatan memanfaatkan momentum gelaran Piala Dunia 2026 untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial kepada komunitas ojek online (ojol) di Kota Palembang.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Sumsel pada Kamis 11 Juni 2026 malam itu dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo.
Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari personel kepolisian dan para pengemudi ojol dari berbagai komunitas di Palembang.
Selain menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 secara bersama-sama, Ditlantas Polda Sumsel juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada para pengemudi ojol yang hadir.
Menurut Kombes Pol Maesa Soegriwo, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif.
Ia menilai para pengemudi ojol memiliki peran penting sebagai mitra strategis kepolisian, terutama dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami merangkul rekan-rekan ojek online sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga harkamtibmas dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," kata Maesa saat diwawancarai Jumat 12 Juni 2026.
"Bantuan sosial yang kami salurkan malam ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus kehadiran negara melalui Polri untuk membantu masyarakat pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah bagi keluarganya,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, personel Ditlantas Polda Sumsel juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta peran pengemudi ojol sebagai pelopor keselamatan di jalan raya.
Maesa menegaskan, komunitas ojol merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu terus dilibatkan dalam berbagai program kemitraan guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Komunitas ojek online merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu terus kita dukung dan libatkan dalam menjaga keamanan serta ketertiban bersama,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi Program Polri Presisi yang mengedepankan kolaborasi dan pendekatan humanis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui ruang interaksi yang lebih santai dan informal, Polri berupaya memperkuat komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Ke depan, Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program kemitraan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai wujud pelayanan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.(*)
.png)