KETIK, CILACAP – Salah satu korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026, merupakan warga Desa Danasri Kidul, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban bernama Maolana Purwa Wibowo (18).
Maolana berhasil diidentifikasi Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda Kalimantan Selatan pada Senin, 28 September 2026.
Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka di Desa Danasri Kidul pada Selasa, 29 September 2026, pukul 10.49 WIB.
Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Maolana diketahui berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk mencari pekerjaan.
Perjalanan tersebut menjadi keberangkatannya yang pertama ke Banjarmasin.
Namun, rencana untuk mencari penghidupan di perantauan berakhir tragis setelah KM Virgo Transport 8 yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Masalembo.
Kisah kehidupan Maolana juga menyisakan duka bagi keluarga. Kedua orang tuanya telah berpisah dan menjalani kehidupan masing-masing.
Sejak duduk di bangku SMP, Maolana tinggal bersama kakek dan neneknya.
Neneknya kemudian meninggal dunia sehingga Maolana tinggal bersama kakeknya.
Menurut cerita sang kakek, Maolana dikenal sebagai sosok pekerja keras.
Ia tidak segan menjalani berbagai pekerjaan serabutan untuk membantu perekonomian keluarga.
Sebelum berangkat ke Banjarmasin, Maolana sempat dibekali uang oleh ibunya.
Namun, pemberian tersebut ditolak karena ia tidak ingin merepotkan ibunya.
Cerita pilu lainnya terungkap saat proses evakuasi. Dari korban ditemukan sebuah dompet berisi uang tunai Rp13 ribu, KTP milik Maolana, KTP milik neneknya, serta satu unit telepon seluler yang berada di saku celananya.
Sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa, Camat Nusawungu Oktavian Panji Setiawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nusawungu mendatangi rumah duka untuk takziah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap terus memantau perkembangan kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari RRI, terdapat enam warga Cilacap yang menjadi penumpang kapal tersebut dalam satu rombongan.
Dari enam orang tersebut, empat orang diketahui selamat, terdiri atas dua warga Cilacap dan dua warga Purbalingga.
Sementara dua orang lainnya sempat masih dalam pencarian, termasuk Maolana yang kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Pj Sekda Cilacap Annisa Fabriana sebelumnya mengatakan Pemkab Cilacap telah berkomunikasi dengan pihak kapal untuk memperoleh perkembangan kondisi para korban.
“Kami telah melakukan komunikasi, koordinasi dengan pihak Kapal Virgo yang ada di Kalimantan untuk mengetahui kondisi korban yang belum ditemukan, saat warga Cilacap dua orang selamat dan masih menjalani perawatan yang dijamin oleh Kapal Virgo Transport 8,” kata Annisa pada Kamis, 17 September 2026.
Identifikasi Maolana oleh Tim DVI Polda Kalimantan Selatan pada Senin, 28 September 2026, kemudian memastikan salah satu korban asal Cilacap dalam insiden tersebut telah ditemukan dan dipulangkan ke keluarga.(*)
