KETIK, SUMENEP – Momentum Hari Kartini, 21 April 2026, dimanfaatkan oleh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Selatan Putri untuk mengenang jasa-jasa Raden Ajeng (RA) Kartini. Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Aliya Zahra.
Dalam kegiatan tersebut, Aliya Zahra menyampaikan materi bertajuk "Kartini Masa Kini: Berani Bermimpi, Berani Beraksi."
Aliya Zahra dikenal sebagai penulis dua buku, yakni Catatan Kritis Perempuan dan Madura Anti Feminis (Me). Selain itu, ia juga merupakan pendiri Women Center Sumenep serta pendiri Setara Perempuan.
Walau masih berusia muda, Aliya Zahra kerap diundang sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan. Beberapa waktu lalu, ia juga tercatat pernah menjadi pembicara dalam kegiatan di Jakarta.
Alumni Universitas Annuqayah Guluk-Guluk ini juga aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Pada tahun lalu, ia meraih penghargaan sebagai Duta Wicara Jawa Timur dan turut aktif di komunitas Generasi Emas Nusantara (GEN) Sumenep.
“Alhamdulillah, saya mendapat anugerah yang patut disyukuri atas karunia Ilahi. Semoga dengan mengisi seminar Hari Kartini ini menjadi bentuk rasa syukur saya sehingga bisa berbagi ilmu dan wawasan kepada sesama perempuan,” tuturnya.
Masih dalam rangkaian peringatan Hari Kartini, Aliya Zahra dijadwalkan kembali menjadi pembicara pada kegiatan serupa yang akan digelar di SMK Ar-Risalah Bataal Barat Ganding, Rabu, 22 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, ia akan menyampaikan materi bertema "Semangat Kartini dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Era Modernisasi: Perempuan Berdaya, Indonesia Maju."
