Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto, Tayang Mulai 25 Juli 2026

19 Juli 2026 23:10 19 Jul 2026 23:10

Sholahudin, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto, Tayang Mulai 25 Juli 2026

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) berfoto bersama para pemain film Rejoto Nyambung Tresno saat gala premiere di CGV Sunrise Mall Kota Mojokerto, Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto: Humas Pemkot Mojokerto/Ketik.com)

KETIK, MOJOKERTO – Gala premiere film Rejoto Nyambung Tresno di CGV Sunrise Mall Mojokerto, Sabtu malam, 18 Juli 2026 menjadi momentum peluncuran karya perfilman lokal yang mengangkat potensi Kota Mojokerto. Selain menghadirkan hiburan, film tersebut juga menjadi hasil nyata pengembangan sektor ekonomi kreatif sekaligus sarana promosi destinasi wisata dan agenda tahunan daerah.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, seluruh proses pengambilan gambar dilakukan di berbagai lokasi ikonik Kota Mojokerto. Melalui alur cerita yang disajikan, film ini memperkenalkan beragam objek wisata serta event unggulan yang dimiliki daerah kepada masyarakat luas. Dalam film tersebut, perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu juga tampil sebagai cameo.

"Sepanjang film diputar dari awal hingga akhir, seluruh venue berada di Kota Mojokerto. Film ini sekaligus mempromosikan destinasi wisata dan event tahunan Kota Mojokerto. Artinya, Rejoto Nyambung Tresno menjadi salah satu media untuk memperkenalkan Kota Mojokerto kepada masyarakat," tutur Ning Ita.

Menurut Ning Ita, lahirnya Rejoto Nyambung Tresno tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Pemerintah daerah secara konsisten menggelar berbagai pelatihan dan pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat.

"Pengembangan ekonomi kreatif ini berawal dari pelatihan yang kami lakukan secara masif. Sejak bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif hingga kini menjadi Kementerian Ekonomi Kreatif, fasilitasi terus kami lakukan. Hasilnya bisa kita lihat hari ini melalui salah satu film yang mempromosikan Kota Mojokerto," katanya.

Ia menilai keberhasilan film tersebut juga menunjukkan kemampuan talenta muda lokal yang mampu menghasilkan karya berkualitas. Meski sebagian besar belum memiliki pengalaman di industri perfilman, mereka berhasil menampilkan hasil yang membanggakan berkat proses pembinaan dan pelatihan yang diberikan.

"Talenta-talenta muda yang saya lihat mungkin belum memiliki pengalaman di dunia perfilman. Namun faktanya, film pertama mereka sudah sangat bagus melalui pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Kota Mojokerto," pujinya.

Ke depan, Ning Ita berharap film Rejoto Nyambung Tresno dapat berlanjut ke sekuel berikutnya sehingga semakin banyak potensi Kota Mojokerto yang bisa diperkenalkan kepada masyarakat melalui layar lebar. Ia juga mengusulkan agar film tersebut dilengkapi subtitle mengingat sekitar 80 persen dialog menggunakan bahasa Jawa, sehingga dapat dinikmati lebih luas oleh penonton dari berbagai daerah.

Acara gala premiere dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, para pemain, kru produksi, serta keluarga pemeran. Film Rejoto Nyambung Tresno dijadwalkan mulai tayang di CGV Kota Mojokerto pada 25 Juli 2026. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Mojokerto Ning Ita Cak Sandi Ani Wiajaya Dispora Kota Mojokerto Rejoto Nyambung Trisno