KETIK, LEBAK – Jalan Multatuli, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tergenang air akibat dugaan drainase tersumbat. Genangan tersebut berada tepat di depan Bak Mie Kuy dan dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan pada Jumat (23/10/2026) malam, air menggenangi sebagian badan jalan. Permukaan air memantulkan cahaya lampu jalan, sementara pengendara roda dua terpaksa mengambil sisi jalan untuk menghindari genangan.
Kondisi genangan diduga akibat saluran drainase yang tidak berfungsi optimal. Air dari lingkungan permukiman yang seharusnya mengalir melalui drainase justru meluap ke badan jalan.
Kondisi permukaan jalan yang tampak rusak di sekitar genangan air di Jalan Multatuli, Rangkasbitung, Jumat (23/10/2026) malam. (Foto: Abdul Kohar/Ketik.com).
Warga Leuwijamang, Tomi, menyebut genangan di lokasi itu sudah berlangsung lama. Menurutnya, saluran drainase berukuran kecil dan alirannya tersendat ke arah pasar melalui Jalan Tirta Yasa.
"Salurannya kecil, Bang. Alirannya tidak lancar. Yang tersendat itu saluran kecil ke arah pasar, Jalan Tirta Yasa. Air dari permukiman warga akhirnya meluap ke jalan," ujar Tomi saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan, warga sudah mengadukan persoalan tersebut ke Kelurahan Muara Ciujung Barat, namun hingga kini belum ada penanganan.
"Warga Leuwijamang sudah mengadukan persoalan ini ke kantor Kelurahan Muara Ciujung Barat. Sampai sekarang belum ada tanggapan dari pihak terkait," katanya.
Genangan yang terus terjadi juga menyebabkan kerusakan pada permukaan jalan. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dikhawatirkan akan semakin memperparah kerusakan.
Warga berharap pemerintah kelurahan bersama instansi teknis terkait segera memeriksa dan membersihkan saluran drainase agar aliran air kembali lancar dan tidak kembali menggenangi jalan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan dari Kelurahan Muara Ciujung Barat maupun instansi terkait mengenai keluhan tersebut.(*)
