KETIK, MALANG – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan melanjutkan transformasi pasar rakyat. Kini pasar rakyat tak hanya diisi oleh ibu-ibu yang berbelanja kebutuhan pokok, namun juga jujukan wisata kuliner anak muda.
Dua pasar rakyat yakni Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Klojen telah berhasil melakukan transformasi. Kini Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi akan melanjutkan keberhasilan tersebut di lima pasar lain.
"Ternyata pasar rakyat sudag digemari semua orang dan penataan manajemen pasar sudah bagus sehingga kita akan menjadikan pusat wisata kuliner setelah Pasar Oro-Oro Dowo," ujar Eko, Sabtu 2 November 2024.
Kelima pasar rakyat yang akan ditransformasi menjadi wisata kuliner meliputi Pasar Kasin, Pasar Sukun, Pasar Sawojajar, Pasar Kota Lama, dan Kebalen. Transformasi tersebut akan direalisasikan pada tahun 2025 nanti.
"Sekarang anak muda gak malu-malu lagi ke pasar rakyat. Bisa jajan, bisa semua kan ini (di Pasar Oro-Oro Dowo dan Klojen) banyak yang datang," lanjutnya.
Diskopindag Kota Malang pun telah melakukan beberapa intervensi, dengan mengundang pelaku kuliner, khususnya anak muda yang ingin membuka usaha di dalam pasar.
Intervensi yang dilakukan Pemkot Malang adalah perbaikan sarprasnya. Kita mengundang pelaku kuliner, anak muda yang ingin menjadi entrepreneur di bidang kuliner. Kita tarik untuk masuk ke pasar dan ini ternyata berhasil dan viral," tambah Eko.
Eko menekankan bahwa pasar yang disasar memiliki beberapa kriteria tertentu, salah satunya yang sudah mendapat sentuhan revitalisasi. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kenyamanan pelanggan sekaligus menghidupkan pasar tradisional.
"Pokoknya pasar-pasar yang sudah kita revitalisasi, nanti akan kita sulap seperti, yang dulunya sepi menjadi ramai. PR kita untuk mempromosikan dan memviralkan agar jadi titik nongkrong baru," tutupnya.
Diskopindag Kota Malang Lanjutkan Transformasi Lima Pasar Rakyat Melalui Wisata Kuliner
2 November 2024 16:00 2 Nov 2024 16:00
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Salah satu tempat kuliner yang ada di dalam Pasar Klojen. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Transformasi Pasar Rakyat Pasar Rakyat Pasar Tradisional Kota Malang Diskopindag Kota MalangBaca Juga:
DPRD Kota Malang Sebut Perda Bangunan Gedung Jadi Modal Kuat Penertiban Bangunan LiarBaca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani IkutBaca Juga:
Genjot Potensi PAD, DPRD Kota Malang Singgung Pemetaan Ulang Titik ParkirBaca Juga:
DPRD Kota Malang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Titik Tegas Kebijakan PemerintahBaca Juga:
Peluang Makin Lebar! UIN Malang Tambah Kuota Besar-Besaran, Ini Jalur MasuknyaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
11 April 2026 16:15
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM
11 April 2026 15:19
DPRD Kota Malang Sebut Perda Bangunan Gedung Jadi Modal Kuat Penertiban Bangunan Liar
11 April 2026 14:25
Genjot Potensi PAD, DPRD Kota Malang Singgung Pemetaan Ulang Titik Parkir
11 April 2026 12:42
DPRD Kota Malang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Titik Tegas Kebijakan Pemerintah
10 April 2026 21:29
Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya
10 April 2026 16:55
Lampaui Target, Realisasi Pendapatan Pajak Kota Malang Tembus Rp178,5 Miliar di Awal 2026
Trending
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional
