KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) tengah menyiapkan realisasi program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. Program andalan ini berupa alokasi dana Rp 50 juta per padukuhan per tahun, yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat paling bawah.
Seperti kita ketahui di Kabupaten Sleman terdapat sebanyak 1.212 padukuhan. Dengan begitu setidaknya butuh anggaran Rp 60,6 miliar untuk merealisasikan program ini.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)
Pemkab Sleman, Abu Bakar, Selasa 23 September 2025, menjelaskan bahwa tugas utamanya adalah menyiapkan tata kelola dan pendukung lainnya agar program berjalan lancar dan akuntabel.
"Tujuannya adalah agar masyarakat di tingkat padukuhan dapat menentukan sendiri prioritas pembangunan di wilayah mereka," ungkap Abu Bakar.
Ia menambahkan, dana stimulan ini sebaiknya dapat fokus digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan lingkungan. Ia contohkan pembangunan jalan dengan batako yang ramah lingkungan karena mampu menyerap air hujan.
"Kami akan menyiapkan konsep tersebut untuk diajukan kepada Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD. Kami butuh arahan agar program ini tepat sasaran dan berkesinambungan," tambahnya.
Untuk itulah Abu Bakar mengaku segera berkoordinasi dengan OPD terkait lainnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya menyangkut program ini.
Untuk Pemerataan Pembangunan
Untuk diketahui, program alokasi dana Rp 50 juta bagi setiap padukuhan yang ada di Sleman ini adalah salah satu janji kampanye Harda Kiswaya pada saat kampanye Pilkada Sleman lalu. Sebagai Bupati Sleman yang dilantik pada awal 2025, ia menargetkan program ini bisa mulai berjalan efektif pada tahun anggaran 2026.
"Ini adalah komitmen kami untuk mewujudkan Sleman yang lebih maju dan sejahtera secara merata. Dengan adanya program ini, kami berharap setiap padukuhan dapat berkembang secara mandiri, dan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan," kata Harda Kiswaya dalam sebuah kesempatan.
Saat ini, Bupati Sleman tengah berkoordinasi dengan DPRD untuk merumuskan regulasi dan mekanismenya. Ia berharap program ini dapat segera masuk dalam perencanaan anggaran 2026 agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas. (*)
Bukan Janji Kosong! Bupati Sleman Siapkan Dana Rp 50 Juta per Padukuhan, Kapan Mulai?
24 September 2025 07:30 24 Sep 2025 07:30
Fajar Rianto, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman Abu Bakar. (Foto: Fajar Rianto/Ketik)
Tags:
Dana Desa Sleman Pemkab Sleman BKAD Pemerataan pembangunan Infrastruktur Jalan Dana Padukuhan Sleman BKAD Sleman Program Harda Kiswaya Anggaran Daerah SlemanBaca Juga:
Muncul Spanduk "Awas Main Mata" di Depan Pengadilan Tinggi Yogyakarta Jelang Putusan Banding Sri PurnomoBaca Juga:
Aktivis Minta Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman dan Rombak Majelis HakimBaca Juga:
LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Pasang Traffic Light di Tikungan Depan Pendopo BupatiBaca Juga:
Breaking News! Susul Sang Ayah, Anggota DPRD Sleman Raudi Akmal Dijebloskan ke RutanBaca Juga:
Catatan dari Diskusi Hukum Pasca-UU Penyesuaian Pidana di SlemanBerita Lainnya oleh Fajar Rianto
24 Juni 2026 13:40
Misteri Karangan Bunga di Kejari Sleman: Dukungan Publik Setelah Bapak-Anak Bersatu di Penjara
24 Juni 2026 11:02
Merawat Tradisi, Menjaga Jati Diri: Kemeriahan Suran Mbah Demang di Banyuraden Sleman
24 Juni 2026 09:32
Pastikan Bebas Pungli, JCW Awasi dan Kawal Transparansi SPMB SMPN di Kota Yogyakarta
23 Juni 2026 13:39
Sikap Resmi DPD PAN Sleman: Raudi Akmal Tak Masuk Pengurus, Nasib di Fraksi Tunggu DPP
23 Juni 2026 10:35
Penahanan Raudi Akmal Diapresiasi, Aktivis: Bukti Kejari Sleman Tak Tebang Pilih
.png)