KETIK, MALANG – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin telah resmi mendapatkan nomor urut 1 pada Pilkada 2024. Dengan dukungan 14 partai politik, pasangan ini siap mewujudkan Kota Malang mbois berkelas.
Wahyu Hidayat menjelaskan sudah banyak upaya yang dilakukan untuk menjadikan Kota Malang menjadi berkelas. Upaya tersebut dimaksimalkan dalam visi misi program kerja yang akan dilakukan ketika menjadi pemimpn di Kota Malang.
"Setelah ini kita siapkan karena tanggal 25 September 2024 kita akan kampanye. Berkels kan berarti nomor 1, inilah Kota Malang yang akan jadi kota nomor 1 di Indonesia," ujarnya, Senin 23 September 2024.
Menurutnya, didapatinya nomor urut 1 menjadi pertanda baik bagi pasangan yang menamakan dirinya sebagai Wali (Wahyu-Ali). Hal tersebut dijadikan semangat bagi tim untuk menyebarluaskan visi-misi demi kemajuan Kota Malang.
Terlebih Wahyu Hidayat telah memiliki pengalaman sebagai Pj Wali Kota Malang pada 2023-2024. Warga Kelurahan Bareng itu mengaku siap membawa perubahan nyata bagi Kota Malang.
"Dengan dukungan masyarakat Kota Malang dan juga parpol pendukung, kita jadikan Kota Malang menjadi kota nomor satu. Nomor satu sesuai dengan visi misi Wali yaitu kota mbois berkelas," tegasnya.
Keduanya menggunakan tagline Mbois dan Berkelas yang memiliki makna mandiri, berbudaya, optimis, indah, sejahtera (Mbois), dan berkelanjutan, kolaboratif, efisien, lestari, adaptif, sinergis (berkelas).
Dalam mewujudkan visi misi tersebut, telah dilakukan identifikasi program yang dijabarkan dalam 10 kegiatan atau bakti unggulan yang disebut dengan dasa bakti unggulan.(*)
Wahyu-Ali Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada 2024, Siap Wujudkan Kota Malang Mbois Berkelas
23 September 2024 17:38 23 Sep 2024 17:38
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin yang mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada 2024 Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Wahyu Hidayat Ali Muthohirin Pilkada Kota Malang Pilkada 2024 Wali Kota Malang Mbois dan BerkelasBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBaca Juga:
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6Baca Juga:
Lapas Perempuan Malang Deklarasikan Zero Halinar, Komitmen Berantas Narkoba dan PungliBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
