[FOTO] Menelusuri Kuburan Londo di Kota Malang: Mengintip Megahnya Ornamen Peninggalan Belanda yang Tersisa
31 Desember 2025 14:37 31 Des 2025 14:37
Patung perempuan berdoa yang terbuat dari marmer asli sejak jaman pendudukan Belanda di Kota Malang. Saat ini kondisinya terguling, diduga pada jaman dahulu ada yang mencoba mencuri namun gagal karena terlalu berat. (Foto: Lutf/Ketik)
Patung malaikat yang sedang berdoa. Banyak ditemukan patung di makam-makam orang Belanda karena mengibaratkan bahwa makam adalah tempat peristirahatan yang harus dibuat indah dan nyaman. (Foto: Lutf/Ketik)
Makam DR P.A.A.F. Eyken, salah satu tokoh freemason di Kota Malang. Simbol jangka dan penggaris siku sering diasosiasikan sebagai lambang Freemason. Di sampingnya terdapat makam tanpa nama bergambar daun akasia, diduga merupakan istri Dr Eyken. (Foto: Lutf/Ketik)
Patung malaikat lainnya yang ditemukan di area makam milik orang Belanda di Kuburan Londo. (Foto: Lutf/Ketik)
Gerbang masuk ke Kuburan Londo, telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya di Kota Malang. (Foto: Lutf/Ketik)
Tags:
Kuburan Londo TPU Sukun Kota Malang Peninggalan Belanda Freemason BelandaBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
23 Oktober 2026 21:52
Resmi Jabat Definitif Kepala DLH Kota Malang, Raymond Langsung Berjibaku Jinakkan Api TPA Supit Urang
23 Oktober 2026 18:06
Usai Lantik 176 Pejabat, Wahyu Hidayat Targetkan Isi Jabatan Kosong Pemkot Malang
23 Oktober 2026 17:10
Kemarau Panjang dan Marak Karhutla, MUI Kota Malang Ajak Ormas Gelar Salat Istisqa Serempak
23 Oktober 2026 15:21
LPBH NU Kota Malang Latih Paralegal Santri, Warga Bisa Akses Bantuan Hukum Lewat SIMBA
23 Oktober 2026 12:39
Wali Kota Malang Lirik Opsi Hujan Buatan untuk Tangani Kebakaran TPA Supit Urang
22 Oktober 2026 20:33
TPA Supit Urang 3 Kali Terbakar, DLH Kota Malang Evaluasi Total Sistem Pencegahan
Trending
Penlok Flyover Gedangan Turun, Harga Tanah Disebut Rp 30 Juta sampai Rp 50 Juta Per Meter
Pansel KPU 2027–2032 Sudah Dibentuk, Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden
Ini Daftar 63 Pejabat Sleman Terlantik, Dituntut Jaga Netralitas ASN dan Bebas Ego Sektoral
Hari Santri Nasional, MINU KH Mukmin Gebyar Pawai dan Kreativitas Siswa
