KETIK, MALANG – Mahasiswa KSM-T 70 Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan penyuluhan dan praktik pembuatan ecoprint kepada warga Sumberpetung, Malang. Kegiatan tersebut untuk mengasah kreativitas warga khususnya siswa SMPN 2 Kalipare dan juga PKK Sumberpetung.
Penyuluhan dan praktik pembuatan ecoprint kepada siswa SMPN 2 Kalipare dilaksanakan pada 13 dan 17 Februari 2025. Dalam kegiatan tersebut siswa diasah kreativitasnya untuk menerapkan konsep ramah lingkungan.
Sumber daya lokal dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut dengan tujuan memberikan pemahaman akan teknik ecoprint dan manfaatnya di kehidupan sehari-hari. Siswa pun diajak membuat ecoprint dengan bahan yang ada di alam. Kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh para siswa.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan ecoprint bersama ibu-ibu PKK pada Kamis 20 Februari 2025 di Balai Desa Sumberpetung. Ecoprint dinilai sebagai solusi kreatif dan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan.
Tak hanya itu, melalui pelatihan tersebut baik ibu-ibu PKK maupun siswa SMPN 2 Kalipare berhasil menghasilkan karya bernilai tinggi. Kegiatan tersebut dipandu oleh Suffia As Zahro selaku pemateri.
“Ecoprint adalah solusi kreatif dan berkelanjutan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menghasilkan karya seni bernilai tinggi," ujarnya.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan peluang usaha dapat terbuka lebar di Sumberpetung. Terlebih keterampilan dalam membuat ecoprint dapat menghadirkan beragam produk yang bernilai ekonomi tinggi.
"Ecoprint tidak hanya berkontribusi pada kelestarian lingkungan, namun juga jadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat," lanjutnya.(*)
Mahasiswa Unisma Asah Kreativitas Warga Sumberpetung dengan Pembuatan Ecoprint
25 Februari 2025 16:30 25 Feb 2025 16:30
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Pelatihan ecoprint kepada siswa SMPN 2 Kalipare oleh mahasiswa Unisma.(Foto: Humas Unisma)
Tags:
UNISMA Pelatihan Ecoprint Mahasiswa Unisma malangBaca Juga:
Jelang Mubes ke-6, Ketum Pujakusuma Eko Sopianto Turun Gunung ke Malang, Ada Apa?Baca Juga:
Ketua PBNU Sesalkan Pernyataan Sisca Farisa Dona, Minta Jangan Generalisasi Pesantren di MalangBaca Juga:
Polres Malang Bagi-Bagi Daging Kurban Pakai Besek Bambu, Kurangi Sampah PlastikBaca Juga:
Morula IVF Hadir di Malang, Edukasi Layanan Fertilitas Terpadu hingga Teknologi Bayi TabungBaca Juga:
Ternyata Hoaks, Polisi Pastikan Tak Ada Pocong Begal di MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
10 Juni 2026 16:40
Surati BGN, Pemkot Malang Minta Dilibatkan Tentukan Titik SPPG
10 Juni 2026 16:28
Unisma Gandeng Constructor University Bremen, Buka Jalan Adjunct Professor dan Riset Internasional
10 Juni 2026 15:16
Penerima Menurun, Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Pendidikan ke 551 Pelajar dan Mahasiswa
10 Juni 2026 13:49
DPRD Kota Malang Desak Tindak Tegas SPPG Bermasalah: Kalau Tak Penuhi Kriteria, Suspend!
10 Juni 2026 12:22
Harga Pertamax Bikin Ojol Kota Malang Boncos, Lihat Display SPBU Langsung Pening
