KETIK, MALANG – Karina Pravita Putri merupakan salah satu mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang berhasil mengikuti program Indonesia International Student Mobility Award (IISMA) di Pontificia Universidad Catolica de Chile.
Ia pun membagikan kisahnya saat menjalani studi selama satu semester di sana. Menurut Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu, ia mendapatkan sambutan yang hangat dari warga lokal Chile.
Bahkan ia beberapa kali mengikuti acara Asado atau membaur bersama untuk barbeku dengan warga lokal. Meskipun termasuk orang asing, Karina dapat merasakan kehangatan layaknya bertemu keluarga jauh.
“Di acara Asado itu kita makan bareng, nyanyi-nyanyi, dan ngobrol santai gitu. Lalu ada juga hidangan sampingannya berupa keju, soy sauce, dan chips. Mereka suka banget makan chips yang dikasih keju sama soy sauce,” ujar Karina, Rabu (29/5/2024).
Karina juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari bahasa Spanyol langsung. Terlebih sudah lama ia jatuh hati dengan bahasa nasional warga Chile itu.
Untuk itu, selama kuliah di sana, ia mengambil program Spanish A1 dan A2, Persuasive communication, language culture & mind, dan english dialects serta mengambil kursus mandiri.
“Ketika di Indonesia sudah tertarik dengan Bahasa Spanyol, jadi aku pikir kenapa enggak sekalian aja belajar bahasa Spanyol di Chile yang memang bahasa nasionalnya itu memakai Bahasa Spanyol,” kata mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi itu.
Karina merasa mengikuti program IISMA menjadi kesempatan besar baginya untuk menambah pengalaman belajar di luar negeri. Meskipun pada awalnya ia harus mengalami weather shock untuk beradaptasi dengan musim dingin di sana.
“Ketika aku tahu IISMA, aku merasa ini sebuah kesempatan yang besar banget. Ini bisa menjadi hal baru yang bisa aku coba selama perkuliahan ini. Di sana sempat demam seminggu, nyalain pemanas ruang sampai 24/7 karena memang dingin banget," lanjutnya.
Karina berpesan kepada mahasiswa yang tengah berjuang untuk meraih kesempatan mengikuti IISMA, agar tetap menikmati proses yang ada. Menurutnya, masih ada banyak jalan yang dapat ditempuh mahasiswa untuk dapat berkesempatan belajar di luar negeri.(*)
Kisah Karina, Mahasiswa UB yang Disambut Hangat Warga Chile saat Ikut Program IISMA
29 Mei 2024 06:37 29 Mei 2024 06:37
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Karina (kanan atas) saat mengikuti program IISMA. (Foto: Humas UB)
Tags:
IISMA Belajar di Luar Negeri Universitas Brawijaya Karina Mahasiswa UBBaca Juga:
Nanas Ngancar Tembus UEA, Mahasiswa Magang Berdampak PSDKU UB Kediri Ikut Dampingi Proses EksporBaca Juga:
Mahasiswa UB Kediri Turun ke Pasar, Bantu Promosikan UMKM Tradisional lewat Media SosialBaca Juga:
Mahasiswa MBKM Kembangkan Budidaya Lele Sistem Bioflok di KDMP Tambakploso LamonganBaca Juga:
Seskab Teddy Respons Cepat Kritik Lawatan Prabowo, Pakar UB: Belum Jamin TransparansiBaca Juga:
NPUST Taiwan Buka Peluang Beasiswa dan Studi Lanjut bagi Mahasiswa UBBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
10 Juni 2026 16:40
Surati BGN, Pemkot Malang Minta Dilibatkan Tentukan Titik SPPG
10 Juni 2026 15:16
Penerima Menurun, Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Pendidikan ke 551 Pelajar dan Mahasiswa
10 Juni 2026 13:49
DPRD Kota Malang Desak Tindak Tegas SPPG Bermasalah: Kalau Tak Penuhi Kriteria, Suspend!
10 Juni 2026 12:22
Harga Pertamax Bikin Ojol Kota Malang Boncos, Lihat Display SPBU Langsung Pening
9 Juni 2026 16:32
Dilema Pemkot Malang! Koperasi Merah Putih Terancam Pangkas Ruang Hijau Kota
