KETIK, MALANG – Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional selalu identik dengan upacara berpakaian adat. Tahun ini, Kepala LLDIKTI Wilayah VII, Dyah Sawitri menggunakan pakaian adat Gorontalo bernuansa merah muda.
Dyah didapuk menjadi pembina upacara dan menyampaikan beberapa poin penting, salah satunya menghormati nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Sesuai dengan pesan dari Mendiktisaintek bahwa untuk menghadapi masalah global yang kompleks tidak dapat diselesaikan dengan cara biasa.
"Krisis iklim, ketimpangan ekonomi, revolusi digital, krisis kepercayaan sosial, serta disrupsi nilai dan pekerjaan akibat kecerdasan buatan membuat pendidikan menjadi jawaban yang paling mendasar dan strategis," ujarnya, Jumat 2 Mei 2025.
Hardiknas 2025 yang mengusung tema 'Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua' menjadi landasan untuk bergerak maju bersama. Ia yakin bahwa pendidikan tak dapat dilakukan oleh salah satu pihak saja.
"Diperlukan sinergi, pemerintah butuh dukungan masyarakat. Begitu pula sekolah yang butuh sinergi dnegan keluarga, dan kampus yang harus terhubung dengan dunia usaha maupun komunitas," lanjutnya.
Pemerintah telah sepakat bahwa pendidikan yang baik ialah pendidikan yang berdampak. Diperlukan lima perilaku utama untuk mewujudkan komitmen tersebut.
Dimulai dengan fokus pada hasil dan dampak, bukan semata-mata laporan kegiatan maupun angka saja. Hal yang utama ialah masyarakat dapat merasakan dampak berupa perubahan nyata dan bermanfaat.
"Riset harus berakar pada tantangan Indonesia, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, transisi energi, hingga adaptasi perubahan iklim. Lalu ilmu pengetahuan atau sains harus menjadi solusi sosial-ekologis," katanya.
Begitu pula hilirisasi riset yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat diimplementasikan pada sinergi antara pembangunan, riset, dunia industri, hingga UMKM.
"Teknologi bukan untuk dipamerkan, tapi untuk digunakan dan dimanfaatkan seluas-luasnya. Kelima, evaluasi yang akuntabel dan terbuka," tutupnya. (*)
Kepala LLDIKTI Wilayah VII Kenakan Pakaian Adat Gorontalo pada Peringatan Hardiknas 2025
2 Mei 2025 19:55 2 Mei 2025 19:55
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Ketua LLDIKTI Wilayah VII dalam pelaksanaan peringatan Hardiknas 2025 mengenakan pakaian adat. (Foto: LLDIKTI)
Tags:
Hardiknas 2025 Hari Pendidikan Nasional LLDIKTI Wilayah VIIBaca Juga:
Ratusan Peserta Ramaikan Temayang Eco Fun Run 2026 di Bendungan Gongseng BojonegoroBaca Juga:
IGTKI Bojonegoro Gelar Workshop AI, Dorong Guru PAUD Kuasai Koding dan Pembelajaran KreatifBaca Juga:
Upacara Hardiknas 2026, Plt Wali Kota Batu Dorong Pendidikan Inklusif dan Berdaya SaingBaca Juga:
Tegal Edunight Carnival 2026 Meriahkan Hardiknas, 32 Kontingen Pelajar Tampilkan Ragam Budaya NusantaraBaca Juga:
Dari Pesisir Selatan Kabupaten Malang, SDN 3 Purwodadi Menenun Harapan Lewat PrestasiBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
10 Juni 2026 16:40
Surati BGN, Pemkot Malang Minta Dilibatkan Tentukan Titik SPPG
10 Juni 2026 16:28
Unisma Gandeng Constructor University Bremen, Buka Jalan Adjunct Professor dan Riset Internasional
10 Juni 2026 15:16
Penerima Menurun, Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Pendidikan ke 551 Pelajar dan Mahasiswa
10 Juni 2026 13:49
DPRD Kota Malang Desak Tindak Tegas SPPG Bermasalah: Kalau Tak Penuhi Kriteria, Suspend!
10 Juni 2026 12:22
Harga Pertamax Bikin Ojol Kota Malang Boncos, Lihat Display SPBU Langsung Pening
