KETIK, MALANG – Fakultas Kedokteran (FK) Unisma terus memperkuat komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya melalui edukasi pencegahan penyakit menular yakni Tuberculosis (TBC).
Dosen FK Unisma, Silvy Amalia Falyani menjelaskan penyuluhan salah satunya dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Karangploso pada pertengahan bulan Januari 2025 lalu.
"Tujuannya memang mengedukasi santri mengenai penyebab, gejala, hingga pengobatan TBC. Apalagi TBC adalah penyakit menular dan di Indonesia kasusnya banyak," ujarnya.
Tak hanya melakukan sosialisasi dan penyuluhan, FK Unisma juga melakukan post test dan pre test kepada para santri. Hal tersebut untuk memastikan bahwa santri memahami risiko dan pencegahan TBC.
"Para santri dapat lebih memahami mengenai TBC ditinjau dari nilai-nilai post test yang lebih baik dibandingkan dengan pretest. Harapannya para santri bisa jadi agen perubahan dalam mencegah dan mengatasi TBC," lanjutnya.
Sementara itu, mahasiswa FK Unisma, Aswadananta menjelaskan bahwa penyuluhan yang digagas oleh Kelompok Studi Mahasiswa Ekstra (KSM-E) itu sebagai langkah awal menciptakan lingkungan pesantren yang sehat.
“Kami ingin santri tidak hanya memahami pentingnya sanitasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.(*)
Fakultas Kedokteran Unisma Perkuat Komitmen Pencegahan TBC di Masyarakat
30 Januari 2025 15:35 30 Jan 2025 15:35
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
FK Unisma saat penyuluhan TBC di Pesantren. (Foto: fk.unisma.ac.id)
Tags:
UNISMA Universitas Islam Malang FK Unisma Fakulta Kedokteran TBC TuberculosisBaca Juga:
Unisma Beri Pendampingan dan Proses BAP terhadap Korban Dugaan Kekerasan SeksualBaca Juga:
Mau Kuliah di Malang? Ini Daftar 10 Universitas Terbaik Versi EduRank 2026Baca Juga:
Gelar Mukernas XII, Unisma Malang Bocorkan Kunci Sukses Cetak SDM Unggul Masa Depan!Baca Juga:
Raih IPK Sempurna, Inda Brilliant Jadi Lulusan Terbaik S2 UNISMABaca Juga:
Lulusan Terbaik III Wisuda UNISMA 2026, Shofia Jannatul Ma'rifah Teliti Nanopartikel Besi Ekstrak Delima sebagai AntibakteriBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
26 Juli 2026 17:38
Duga Penyebab Kebakaran Sawojajar Akibat Kelalaian, Para Pemilik Kios Minta Kepolisian Usut Tuntas dan Ganti Rugi
26 Juli 2026 14:43
Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Bakal Berlangsung 10 Hari
25 Juli 2026 17:11
Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp150 Ribu, Omzet Pedagang Anjlok Separuh
25 Juli 2026 16:17
Soroti Tuduhan 'Londo Ireng' Prabowo, Akademisi Unair: Pemimpin Harus Bertanggung Jawab
25 Juli 2026 16:06
Bicara Marhaenisme di RedTalks, Rocky Gerung Sebut Malang Peluang Jadi Arah Baru Nasionalisme
