KETIK, MALANG – Ratusan pedagang Pasar Gadang mulai menempati titik relokasi yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Meski perpindahan dilakukan secara mandiri dan swadaya, para pedagang tetap wajib membayar retribusi pasar.
Dalam proses relokasi tersebut, Pemerintah Kota Malang hanya memfasilitasi penyewaan lahan selama tiga tahun. Sedangkan pembangunan area hingga proses relokasi dilakukan secara mandiri oleh para pedagang.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan kewajiban tersebut membuat tidak adanya pembeda antara pedagang di Pasar Gadang dan pasar rakyat lainnya.
"Pasti (bayar retribusi) karena ini pasar rakyat. Jadi mereka punya kewajiban untuk membayar retribusi. Tidak ada (keringanan), kita berlakukan sama saja," ujar Eko, Selasa, 28 April 2026.
Berdasarkan Perda Kota Malang Nomor 1 Tahun 2021, tarif retribusi pelayanan pasar sebesar Rp1.000 per meter persegi setiap harinya. Tarif tersebut juga tetap berlaku di Pasar Gadang meskipun telah relokasi secara swadaya.
Eko menjelaskan sudah melakukan koordinasi sejak lama dengan para pedagang untuk segera pindah ke tempat relokasi. Melalui relokasi tersebut, Pemkot Malang berencana melakukan perbaikan jalan untuk mengurai permasalahan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
"Sudah kita komunikasikan dan koordinasikan untuk pedagang segera pindah ke dalam. Sekarang tinggal membantu pengaturan untuk pembongkaran kiosnya. Total 1.200 pedagang ini sudah masuk semua," katanya.
Untuk saat ini relokasi dilakukan kepada pedagang yang berjualan di sisi selatan jalan. Sedangkan pedagang yang berada di sisi utara jalan akan bergiliran pada tahap kedua.
"Nanti, itu tahap dua. Jadi yang sebelah sini (selatan) dulu, karena yang di sini begitu banyak memakan bahu jalan," lanjut Eko.
Eko juga memastikan bahwa segala keperluan pedagang telah diperhitungkan, mulai dari toilet, kantong parkir, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Dengan demikian diharapkan wajah baru Pasar Gadang lebih membuat penjual, pembeli, maupun pengguna jalan menjadi lebih nyaman.
"Sudah dihitung semua. Toiletnya, fasilitas parkir, infrastruktur pendukung di pasar ini sudah dihitung dan diperkirakan ada semua," tutupnya.(*)
