KETIK, MALANG – Terminal Hamid Rusdi direncanakan menjadi lokasi untuk relokasi sementara para pedagang apabila revitalisasi terhadap Pasar Gadang terlaksana. Hal tersebut sebagai tindak lanjut carut marutnya pengelolaan yang ada di Pasar Gadang.
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan, masyarakat telah banyak mengeluhkan kondisi Pasar Gadang. Mulai dari sampah, kemacetan, hingga kerusakan badan jalan.
Wahyu menilai Terminal Hamid Rusdi menjadi lokasi yang cocok dijadikan penampungan sementara hingga revitalisasi Pasar Gadang terealisasi.
“Untuk mencegah keruwetan di Pasar Gadang, mulai dari kemacetannya, tumpukan sampah di jembatan jalan dekat pasar, termasuk keluhan terkait jalan berlubang. Terminal Hamid Rusdi ini bisa menjadi salah satu penampungan sementara sampai dengan Pasar Gadang terealisasi,” ujar Wahyu, Jumat (3/5/2024).
Salah satu yang jadi persoalan ialah banyak pihak yang membongkar barang di Jembatan Pasar Gadang. Tindakan tersebut menambhak tingkat kepadatan kendaraan hingga menimbulkan kemacetan.
"Memang ada petugas yang menjaga dan mengingatkan. Tetapi kenyataannya setelah petugas pergi mereka tidak tertib lagi. Aternatifnya adalah fungsi jalannya harus kita sterilkan, kita akan memindah,” tambahnya.
Rencana relokasi sementara pedagang juga menjadi satu kesatuan dengan fungsi Terminal Hamid Rusdi. Dengan demikian meskipun Pasar Gadang direlokasi di Terminal Hamid Rusdi, namun trayek tetap dapat beroperasi seperti biasa.
"Nanti pasar dengan Terminal Hamid Rusdi ini kan ada trayeknya, maka jadi satu kesatuan. Pasar butuh masyarakat yang berbelanja, dan trayek terminal butuh penumpang. Ada simbiosis mutualisme antara pedagang dan terminal untuk bisa memanfaatkan tempat,” terang Wahyu.
Namun rencana tersebut masih dalam proses kajian bersama Provinsi Jawa Timur sebagai pengampu Terminal Hamid Rusdi. Untuk itu, Wahyu telah meminta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk segera melakukan pembahasan.
"Saya minta Pak Diskopindag untuk melakukan sosialisasi pada pedagang termasuk Pak Kadishub dengan Dishub Provinsi Jatim akan duduk bersama untuk pengaturannya bagaimana. Mudah- mudahan tidak sampai tahun 2025 karena ini salah satu solusi Pasar Gadang yang belum terselesaikan,” tutup Wahyu.(*)
Terminal Hamid Rusdi Bakal Jadi Tempat Relokasi Sementara Pedagang Pasar Gadang
3 Mei 2024 07:07 3 Mei 2024 07:07
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Peninjauan Terminal Hamid Rusdi. (Foto: malangkota.go.id)
Tags:
Terminal Hamid Rusdi Relokasi Pedagang Pasar Gadang Revitalisasi Pasar Gadang Kota Malang Pedagang Pasar Gadang Pasar GadangBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBaca Juga:
Lapas Perempuan Malang Deklarasikan Zero Halinar, Komitmen Berantas Narkoba dan PungliBaca Juga:
Semangat Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis dan Paket Sembako Kepada Ojol di Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
