KETIK, MALANG – Untuk persiapan mudik lebaran di tahun 2025 ini, penting untuk mengenali kondisi armada yang digunakan, salah satunya bis. Di Terminal Arjosari sendiri telah ditunjukkan tanda pada bis yang laik maupun tak laik jalan.
Kepala Terminal Arjosari, Maria Margareta menjelaskan terdapat 3 stiker yang digunakan untuk mengetahui kondisi bis. Stiker tersebut diperoleh dari hasil ramp check yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.
"Ada 2 unsur ramp check, administrasi dan fisik. Secara fisik ini yang mengeluarkan dari Dishub Kota Malang, kalau administrasi, kita cek surat kelayakan jalan dan harus sesuai yang dikeluarkan Dishub, kita hanya kasih catatan dan stiker," ujarnya, Sabtu 22 Maret 2025.
Bagi bis yang laik jalan, akan diberikan tanda berupa stiker berwarna biru. Sedangkan bis yang membutuhkan catatan atau perbaikan pada bagian tertentu, diberi stiker berwarna pink dengan diameter lebih kecil. Bagi bis yang tidak laik jalan maka akan ada stiker tanda silang dengan diameter besar.
"Kita kasih stiker warna pink itu kita kasih catatan kekurangannya apa seperti pemecah kaca, pintu daruratnya ketutup sama pintu penumpang. Biar semua warga tahu bahwa yang tanda silang tidak sesuai dengan administrasi dan fisik," lanjutnya.
Stiker-stiker tersebut ditempelkan pada kaca bagian depan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudah mengenali dan memilih bis laik jalan. Untuk itu Maria mengimbau agar penumpang dapat teliti dalam memilih bis selama mudik lebaran.
"Para penumpang harus teliti. Kalau ada stiker warna pink paling tidak jangan naik itu," jelasnya.
Pemudik Wajib Tahu, Kenali Bis Laik Jalan di Terminal Arjosari
22 Maret 2025 14:10 22 Mar 2025 14:10
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Bis yang ada di Terminal Arjosari. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Terminal Arjosari Bis Laik Jalan Kondisi Bis Kota Malang mudik lebaran Mudik LebaranBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBaca Juga:
Lapas Perempuan Malang Deklarasikan Zero Halinar, Komitmen Berantas Narkoba dan PungliBaca Juga:
Semangat Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis dan Paket Sembako Kepada Ojol di Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
