KETIK, MALANG – Usia Sanitary Landfill yang ada di TPA Supit Urang semakin mengalami penyusutan. Kondisi tersebut diperparah dengan ancaman penumpukan sampah yang masuk ke TPA Supit Urang setiap harinya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaja menjelaskan, usia sanitary landfill di TPA Supit Urang kurang dari enam tahun. Sedangkan dari 780 ton sampah yang dihasilkan di Kota Malang, 560 ton masuk ke TPA Supit Urang setiap harinya.
"Saya pernah bilang, sanitary landfill ini umurnya cuma 7 tahun. Saat ini bahkan kurang 6 tahun lagi. Kita tidak bisa hanya mengandalkan dengan pengelolaan sampah yang dilakukan di TPA," ujarnya, Senin 20 Januari 2025.
Tak hanya itu, dari total sampah yang masuk ke TPA, pengelolaan sampah yang dilakukan baru dapat 50 ton per hari atau setara dengan 10 persen. Untuk itu diperlukan keterlibatan masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
"Sebenarnya 27,2 persen itu pengelolaan yang dilakukan di tingkat TPS 3R, bank sampah, pemilahan yang dilakukan masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)," lanjutnya.
Melalui Local Service Delivery Improvement Program (LSDP) diperkirakan pengelolaan sampah di Kota Malang dapat lebih besar. Pada tahun 2026 nanti sampah yang dikelola dapat mencapai 250 ton.
"Maka dengan LSDP ini sudah lebih dari 50 persen sampah yang bisa kami kelola di TPA Supit Urang. Itu di tahun 2026," katanya.
Menurutnya jika sanitary landfill sudah tidak dapat menampung sampah di Kota Malang maka akan berdampak pada masyarakat secara luas. Untuk mencegahnya, masyarakat diimbau dapat memilah dan mengelola sampah sejak dari lingkup rumah tangga.
"Kita akan kesulitan membuang sampah di mana lagi. Ini bukan hanya PR Pemkot Malang tapi masyarakat juga harus peduli dalam memilah dan mengelola sampahnya. Mulai dari hulu di lingkungan masing-masing harus dilakukan," sebut Rahman.(*)
Kota Malang Hadapi Ancaman Penumpukan Sampah di Tengah Keterbatasan Sanitary Landfill
20 Januari 2025 15:36 20 Jan 2025 15:36
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Tumpukan sampah yang ada di TPA Supit Urang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
TPA Supit Urang Kota Malang sampah Sanitary Landfill Sampah Kota MalangBaca Juga:
Usut Kebakaran 7 Kios Sawojajar Malang, Polisi Gandeng Tim LabforBaca Juga:
Nekat Salip dari Kiri, Honda Brio Terpental lalu Dihantam Truk Fuso di Rampal MalangBaca Juga:
Duga Penyebab Kebakaran Sawojajar Akibat Kelalaian, Para Pemilik Kios Minta Kepolisian Usut Tuntas dan Ganti RugiBaca Juga:
Siap-Siap Ramai! Wisatawan Diprediksi Serbu Kota Malang di Triwulan Akhir 2026Baca Juga:
Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Bakal Berlangsung 10 HariBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
26 Juli 2026 17:38
Duga Penyebab Kebakaran Sawojajar Akibat Kelalaian, Para Pemilik Kios Minta Kepolisian Usut Tuntas dan Ganti Rugi
26 Juli 2026 16:38
Siap-Siap Ramai! Wisatawan Diprediksi Serbu Kota Malang di Triwulan Akhir 2026
26 Juli 2026 14:43
Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Bakal Berlangsung 10 Hari
25 Juli 2026 17:11
Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp150 Ribu, Omzet Pedagang Anjlok Separuh
25 Juli 2026 16:17
Soroti Tuduhan 'Londo Ireng' Prabowo, Akademisi Unair: Pemimpin Harus Bertanggung Jawab
