Kapolresta Malang Kota Harap Warga Tetap Jaga Keguyuban di Tengah Modernisasi

31 Mei 2026 10:49 31 Mei 2026 10:49

Thumbnail Kapolresta Malang Kota Harap Warga Tetap Jaga Keguyuban di Tengah Modernisasi

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana berdialog dengan warga RT 01/RW 07 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu, 30 Mei 2026. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana berharap masyarakat Kota Malang tetap mempertahankan budaya guyub dan kepedulian sosial di tengah pesatnya perkembangan kota.

Harapan tersebut disampaikan saat berdialog dengan warga RT 01/RW 07 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu, 30 Mei 2026. 

Menurut Putu Kholis, modernisasi dan pertumbuhan kota merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Namun, ia berharap perubahan tersebut tidak menghilangkan karakter masyarakat Malang yang selama ini dikenal ramah, akrab, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar.

"Sejujurnya saya berharap Kota Malang ini jangan terlalu kota banget. Maksudnya, saya kurang lebih 13 tahun di Jakarta dan melihat masyarakatnya betul-betul individualis," ujar Putu Kholis.

Ia menilai salah satu kekuatan masyarakat Kota Malang saat ini adalah masih terjaganya hubungan sosial antarwarga. Budaya saling mengenal, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan dinilai menjadi modal penting dalam menjaga keamanan serta kenyamanan hidup bermasyarakat.

Menurutnya, karakter masyarakat yang guyub harus tetap dipertahankan meskipun Kota Malang terus berkembang menjadi kota yang semakin modern.

"Kalau di Kota Malang ini, mungkin karena karakteristiknya yang akrab dan dekat, guyubnya masih ada. Nah ini tolong, walaupun nanti suatu saat Kota Malang semakin modern, guyub khas Indonesia ini tetap harus ada," katanya.

Kapolresta mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada pola hidup individualistis yang membuat hubungan sosial antarwarga semakin renggang. Sebaliknya, ia mengajak warga untuk terus menjaga kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.

Menurut Putu Kholis, sikap saling peka dan saling peduli menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan perkotaan yang semakin kompleks. Warga diharapkan tidak sungkan untuk saling mengingatkan maupun membantu ketika ada tetangga yang membutuhkan.

"Jangan nanti individualis. Tetap walaupun daerahnya kota, guyubnya ya guyubnya orang desa yang saling peka, saling peduli, tidak segan-segan untuk mengingatkan dan membantu. Ini yang sangat dibutuhkan di kondisi Malang saat ini," tegasnya.

Ia menambahkan, budaya keguyuban yang terjaga dengan baik juga menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Putu Kholis pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas Kota Malang, sehingga perkembangan kota dapat berjalan seiring dengan kuatnya ikatan sosial antarwarga. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kapolresta Malang Kota Putu Kholis Aryana Kecamatan Cemorokandang Kota Malang Info Malang Berita Malang