KETIK, MALANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang jemput bola melakukan pencetakan kartu identitas bagi siswa SMA pada Senin (5/2/2024). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menambah angka partisipan Pemilu bagi pemilih pemula.
Kepala Dispendukcapil Kota Malang Dahliana Lusi Ratnasari menjelaskan, kegiatan tersebut ditujukan bagi siswa yang telah berusia 17 tahun sebelum tanggal 14 Februari 2024. Untuk sementara, para siswa akan dicetakkan kartu biodata.
"Adik-adik yang 14 Februari 2024 ulang tahun, karena untuk memilih harus membawa KTP, kami cetakan kartu biodata dulu. Jadi sudah ada solusinya meskipun mereka belum perekaman, tetap kami cetakan biodata. Di situ biodata produk dari Dukcapil, nampak foto kemudian ada tanda tangan elektronik barcode," terang Lusi.
Penerbitan kartu biodata tersebut hanya dilakukan saat ada kepentingan tertentu. Adapun perekaman telah dilakukan di beberapa sekolah meliputi SMKN 5 Kota Malang, SMKN 3 Kota Malang, SMAN 1 Kota Malang, SMAN 3 Kota Malang dan SMAN 4 Kota Malang.
"Biodata itu diperlukan bila ada kepentingan karena itu data pribadi, yang bersangkutan saja yang pegang. Ini karena ada keperluan untuk Pemilu ya kita akan cetakkan biodata untuk adik-adik yang 14 Februari 2024 nanti berusia 17 tahun," lanjutnya.
Dispendukcapil Kota Malang terus melakukan percepatan perekaman identitas baik berupa E-KTP maupun Kartu Biodata terhadap pemilih pemula. Perekaman tersebut juga dilakukan kepada siswa yang berasal dari luar Kota Malang.
"Di kami memang ada beberapa yang masih belum terpenuhi, makanya kami kejar terus. Tidak banyak tapi kalau untuk data Dapodiknya banyak karena yang sekolah di sini ada yang dari luar kota. Ini bukan capaian Dispenduk tapi kami terap merekam adik-adik yang dari luar kota," lanjutnya.
Meskipun melayani perekaman untuk siswa yang berasal dari luar Kota Malang, namun pencetakan biodata tetap dilakukan di kota masing-masing. Disusul dengan pencetakan KTP yang dapat dilakukan di setiap sekolah.
"Kami imbau orang tua yang anaknya sudah punya hak pilih, untuk segera mengurus dokumen kependudukan. Tanggal 14 Februari 2024 kami akan buka layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk kepentingan Pemilu. Walaupun libur, kami buka di MPP karena gampang dijangkau di tengah kota," terang Lusi.
Sementara itu Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat berpesan agar pemilih pemula dapat semakin bijak dalam bertindak dan menggunakan E-KTP yang nanti dimiliki. Salah satunya dengan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.
"Mereka adalah pemilih pemula, akan bisa mencerminkan tanggungjawab mereka untuk memberikan suaranya. Termasuk suaranya akan menentukan masa depan mereka, serta bagi negara," tutur Wahyu.(*)
Jelang Pemilu, Dispendukcapil Kota Malang Percepat Perekaman Identitas Bagi Pemilih Pemula
5 Februari 2024 07:49 5 Feb 2024 07:49
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Proses perekaman untuk kartu identitas bagi pemilih pemula. (Foto: Prokopim Kota Malang)
Tags:
Kartu Identitas Pemilih pemula KTP Pemilih Pemula Pemuli 2024 Perekaman E-KTP Kartu Biodata Dispendukcapil Kota MalangBaca Juga:
Tak Perlu ke Kota, Warga Tamberu Timur di Sampang Rasakan Manfaat Dukcapil KelilingBaca Juga:
Dispendukcapil Kota Malang: Sistem Akan Tolak Nama Anak yang Terlalu PanjangBaca Juga:
KIA Lampaui Target Nasional, 76 Persen Anak di Kota Malang Telah Beridentitas ResmiBaca Juga:
Gandeng Penyelenggara Pemilu, RRI Singkil Beri Edukasi Pemilih PemulaBaca Juga:
Kejar Target 30 Persen, Dispendukcapil Kota Malang Genjot Layanan 100 Aktivasi IKD Per HariBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan Jurnalis
