KETIK, MALANG – Disporapar Kota Malang mencari solusi terhadap pemenuhan standar fasilitas untuk cabang olahraga (cabor) panjat tebing sebagai persiapan Porprov Jatim 2025. Diketahui bahwa salah satu alternatif venue panjat tebing yang diusulkan berada di Polinema.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi menjelaskan terdapat 3 standar yang harus dipenuhi pada venue panjat tebing. Mulai dari boulder, lead, dan juga speed.
"Untuk menjadikan panjat tebing itu sesuai standar kompetisi maka harus ada 3 jenis yang dipenuhi. Ada yang berbentuk boulder, lead, dan speed. Jadi untuk memenuhi standar venue kompetisi harus ada 3 kategori itu," ujar Baihaqi, Jumat 14 Maret 2025.
Menurut Baihaqi, sarana olahraga di Kota Malang masih belum dapat memenuhi ketiga standar tersebut. Untuk itu pada saat refocussing anggaran tahun 2023, Disporapar Kota Malang hanya mampu membangun sport climbing yang hanya memenuhi satu standar saja.
"Kami menyadari tidak punya tiga itu. Kami hanya bisa membangun sport climbing atau panjat tebing yang memenuhi satu disiplin, yaitu yang lead saja. Itu selesai di 2024 dan itu sudah sesuai dengan spesifikasi," lanjutnya.
Saat proses pembangunan pun, atlet panjat tebing telah dihadirkan untuk memberikan masukan dan perbaikan. Mulai dari penambahan fiber, penguatan besi siku dan bagian belakang.
"Jadi intinya kalau secara spesifikasi, itu sudah memenuhi semuanya. Nah kalau terkait dengan panel-panel mulai dari pegangannya, injakannya, itu memang terbatas pada RAPBD pada saat membangun," tuturnya.
Baihaqi menjelaskan bahwa dari awal venue panjat tebing di GOR Ken Arok tidak diusulkan untuk pelaksanaan panjat tebing di Porprov Jatim 2025. Namun pihaknya tetap mengupayakan agar panjat tebing tetap dilakukan di Kota Malang.
"Kami berusaha agar cabor panjat tebing ini tetap bisa terlaksana di Kota Malang, akhirnya waktu itu kami memilih di Polinema. Di sana masih dikatakan layak untuk dijadikan venue meskipun perlu ada tambahan-tambahan," terangnya.
Tak hanya itu, anggaran tambahan untuk melengkapi kebutuhan latihan para atlet panjat tebing Kota Malang juga telah disiapkan. Dengan demikian, meskipun belum memenuhi ketiga standar, namun sarana tersebut tetap dapat dimanfaatkan untuk latihan.
"Kami carikan solusi. Semangat kami, minimal apa yang sudah kami bangun itu bisa memberikan manfaat untuk atlet. Saya meyakini ini tidak akan mubazir," tutupnya.
Cabor Panjat Tebing untuk Porprov Jatim 2025 Terkendala Fasilitas, Disporapar Kota Malang Cari Solusi
14 Maret 2025 15:45 14 Mar 2025 15:45
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi. (Foto: lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Panjat Tebing Kota Malang Porprov Jatim 2025 Venue Panjat TebingBaca Juga:
Fakta Baru Kasus Nikah Sesama Perempuan di Malang, Isu Eksploitasi MencuatBaca Juga:
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di MalangBaca Juga:
Kuliah Singkat Langsung Kerja! De Access Malang Buka Pendaftaran Gelombang 2 Bidang HospitalityBaca Juga:
Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah LokalBaca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik NegeriBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
12 April 2026 19:13
Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang
12 April 2026 18:25
Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang
11 April 2026 16:15
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM
11 April 2026 15:19
DPRD Kota Malang Sebut Perda Bangunan Gedung Jadi Modal Kuat Penertiban Bangunan Liar
11 April 2026 14:25
Genjot Potensi PAD, DPRD Kota Malang Singgung Pemetaan Ulang Titik Parkir
11 April 2026 12:42
DPRD Kota Malang Dorong Ranperda Pemajuan Kebudayaan Jadi Titik Tegas Kebijakan Pemerintah
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
