Kediri Mapan Expo Meriahkan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, Simak Jadwal Acara dan Rekayasa Lalu Lintasnya

2 Juli 2026 19:16 2 Jul 2026 19:16

Angga Prasetya, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kediri Mapan Expo Meriahkan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri, Simak Jadwal Acara dan Rekayasa Lalu Lintasnya

Mbak Wali sapaan akrab Walikota Kediri Vinanda Prameswati dan Gus Qowim sapaan akrab Wakil Walikota Kediri Qowimuddin Thoha saat memberikan keterangan (Foto : Pemkot Kediri)

KETIK, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mendukung kelancaran rangkaian kegiatan Kediri Mapan Expo dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri. Rangkaian kegiatan akan dimulai pada Jumat, 3 Juli, dan Sabtu, 4 Juli 2026. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional. Ruas Jalan Basuki Rahmat menjadi jalur yang akan ditutup selama kegiatan berlangsung. Selama penutupan dilakukan, masyarakat yang akan melintas di kawasan tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kombel Pol Duriyat, Jalan Pemuda, maupun Jalan Joyoboyo agar perjalanan tetap lancar.

Selain mendukung kelancaran arus kendaraan, Dinas Perhubungan juga menyiapkan kantong parkir bagi pengunjung. Area Titik Nol disiapkan sebagai lokasi parkir utama dengan kapasitas sekitar 1.000 kendaraan yang diprioritaskan untuk sepeda motor, meskipun kendaraan roda empat juga tetap dapat memanfaatkan area tersebut sesuai ketersediaan ruang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak kepolisian untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap terjaga selama kegiatan berlangsung," kata Arief, Kamis, 2 Juli 2026.

Untuk kenyamanan pengunjung, pihaknya bekerja sama dengan Dinas PUPR telah menyiapkan toilet portable yang ditempatkan di beberapa titik, baik di kawasan Balai Kota maupun area sekitar lokasi kegiatan. Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat Kota Kediri apabila kegiatan ini mengganggu kenyamanan berlalu lintas. Kami juga mengharapkan kerja sama dari seluruh pihak agar peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat maupun pengunjung," pesannya.

Salah satu agenda utama yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri adalah Jambore Nasional Vespa Small Frame. Kegiatan ini akan menghadirkan berbagai agenda yang tidak hanya mempertemukan pecinta Vespa dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Kota Kediri.

Ketua Panitia, Agung, menyampaikan bahwa kegiatan ini dikemas sebagai ajang silaturahmi sekaligus promosi destinasi dan ikon Kota Kediri kepada para peserta dari luar daerah. Rute riding dimulai dari kawasan Selomangleng, kemudian melintasi Jalan Mastrip, Jalan Dr. Harjo, Jalan Veteran, Jalan Sudanco Supriyadi, Jembatan Baru, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan PK Bangsa, dan berakhir di Balai Kota Kediri. Rute tersebut dipilih agar peserta dapat menikmati suasana Kota Kediri sekaligus mengenal sejumlah kawasan strategis yang menjadi daya tarik kota.

"Jambore ini merupakan kegiatan riding bersama yang dijadwalkan berlangsung setelah waktu Magrib atau sekitar pukul 18.00 WIB, menyesuaikan kondisi di lapangan. Peserta akan mengendarai Vespa bersama dari venue utama di Goa Selomangleng menuju Balai Kota Kediri. Lokasi tersebut akan menjadi titik akhir perjalanan sekaligus checkpoint dan pusat kegiatan Festival Tahu yang juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Kediri," terangnya.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, panitia membatasi peserta riding maksimal 100 orang. Kuota tersebut diprioritaskan untuk perwakilan komunitas dan tamu dari luar daerah, di antaranya Bali, Pekalongan, Jakarta, hingga Bontang, Kalimantan. Pendaftaran dibuka secara langsung di lokasi tanpa dipungut biaya, baik bagi komunitas maupun peserta perorangan. Meskipun demikian, masyarakat umum tetap diperbolehkan bergabung selama menggunakan Vespa dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, target pengunjung acara Jambore Nasional Vespa Small Frame diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Selama kegiatan riding berlangsung, berbagai agenda di venue utama tetap berjalan sehingga seluruh pengunjung dapat menikmati rangkaian acara, seperti kontes Vespa Small Frame yang menampilkan berbagai Vespa berangka kecil terbaik milik peserta dan kegiatan lainnya.

Selain Vespa Small Frame, dalam rangkaian HUT tersebut juga akan digelar Kejuaraan Bola Voli Wali Kota Cup. Risal, Ketua Pelaksana Kejuaraan Bola Voli Wali Kota Cup, menuturkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kejuaraan tersebut sangat luar biasa. Hingga saat ini, sudah ada 64 tim yang mendaftar, terdiri atas 31 tim putri dan 33 tim putra.

Untuk alur pendaftaran, Risal mengatakan pihaknya telah menyebarkan informasi melalui kecamatan yang kemudian diteruskan ke masing-masing kelurahan. Peserta yang mendaftar tidak dipungut biaya apa pun atau gratis.

Sistem kompetisi menggunakan sistem gugur dengan aturan setiap tim diperbolehkan membawa tiga pemain lokal (dari dalam Kota Kediri) dan tiga pemain bond atau pemain dari luar Kota Kediri. Untuk babak penyisihan akan diselenggarakan empat pertandingan per hari hingga menyisakan delapan besar. Sementara itu, babak semifinal dan final akan mempertemukan dua pertandingan per hari.

"Pelaksanaan Bola Voli Wali Kota Cup dimulai pada 4 hingga 25 Juli 2026 dan diselenggarakan di Omah Sawah. Bagi para pemenang telah disiapkan trofi, piala bergilir, dan uang tunai jutaan rupiah," terangnya.

Selain Jambore Nasional Vespa Small Frame dan Kejuaraan Bola Voli Wali Kota Cup, rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga akan diramaikan dengan Pelatihan Desain Kostum Daur Ulang, Kediri Mapan Expo 2026, serta Lomba Olahan Tahu Takwa.

Tombol Google News

Tags:

Kediri Mapan Expo Kota Kediri Mbak Wali gus qowim Pemkot Kediri