KETIK, KEDIRI – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengoptimalkan layanan aplikasi Access by KAI dengan menyematkan empat fitur terbaru, seperti recent search hingga kemudahan pemesanan tiket pulang-pergi berdasarkan masukan pelanggan.
Peningkatan layanan digital melalui berbagai pembaruan pada aplikasi Access by KAI merupakan langkah strategis yang diambil guna memberikan pengalaman pemesanan tiket yang jauh lebih cepat, praktis, dan nyaman bagi seluruh pelanggan, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa perbaikan dan optimalisasi layanan digital ini merupakan respons langsung atas berbagai masukan pelanggan terkait pengalaman penggunaan aplikasi, mulai dari pencarian jadwal perjalanan hingga proses penyelesaian pemesanan tiket kereta api.
Pihaknya berkomitmen bahwa setiap saran, aspirasi, dan masukan dari pelanggan senantiasa menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan ekosistem digital perusahaan.
"Dari berbagai saran, masukan, hingga keluhan pelanggan mengenai pengalaman menggunakan layanan digital, seluruh masukan tersebut menjadi bahan pembelajaran berharga untuk menghadirkan pengalaman yang semakin baik. Kami ingin pelanggan di wilayah Daop 7 Madiun dapat merencanakan perjalanan mereka dengan lebih mudah, mulai dari tahap pencarian tiket hingga waktu keberangkatan," kata Tohari.
Tingginya minat dan adaptasi masyarakat dalam menggunakan kanal digital sebagai sarana utama perencanaan perjalanan kereta api menunjukkan bahwa selain memudahkan pemesanan, aplikasi ini juga dinilai sukses menyajikan informasi perjalanan secara cepat dan terintegrasi.
Untuk terus memanjakan pengguna, KAI menyematkan sejumlah fitur baru dan penyempurnaan di dalam aplikasi Access by KAI.
Salah satunya adalah fitur recent search. Tohari menyebut fitur tersebut dirancang untuk memudahkan pelanggan yang sering bepergian pada rute dan tujuan yang sama. Melalui riwayat pencarian yang tersimpan, pelanggan tidak perlu lagi memasukkan stasiun asal dan tujuan dari awal.
Kemudian, terdapat penyempurnaan tampilan schedule dan filter dengan desain yang dibuat lebih ringkas dan mudah digunakan. Dengan pengaturan filter yang lebih sederhana, pelanggan dapat menemukan jadwal kereta api yang sesuai dengan preferensi waktu dan kelas secara lebih cepat.
"Ada juga fitur select date and trip. Bagi pelanggan yang merencanakan perjalanan pulang-pergi (PP), fitur ini memungkinkan pengaturan jadwal keberangkatan dan kepulangan dalam satu alur pemesanan yang berkesinambungan tanpa perlu melakukan proses pencarian secara terpisah," imbuhnya.
Selain itu, lanjut Tohari, terdapat pengembangan fitur train details yang memudahkan pelanggan untuk melihat informasi visual dan spesifikasi yang lebih lengkap mengenai rangkaian kereta yang akan digunakan, mulai dari ketersediaan fasilitas, jenis kursi, hingga detail rute perjalanan sebelum melakukan pembayaran tiket.
Tohari menegaskan bahwa transformasi dan pengembangan layanan digital di lingkungan KAI tidak akan berhenti, melainkan akan terus bergerak dinamis mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan mobilitas masyarakat.
"Kami sangat memahami bahwa ekspektasi pelanggan terus berkembang. Oleh karena itu, masukan yang disampaikan pelanggan akan selalu menjadi motor penggerak utama dalam setiap inovasi layanan kami. KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan pengalaman perjalanan kereta api yang semakin mudah, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern," pungkasnya.
.png)