Gus Rivqy: Rute Penerbangan Jember-Surabaya Wujud Keadilan Sosial dan Konektivitas Daerah

1 Juni 2026 16:37 1 Jun 2026 16:37

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gus Rivqy: Rute Penerbangan Jember-Surabaya Wujud Keadilan Sosial dan Konektivitas Daerah

Gus Rivqy (dua dari kanan) bersama Bupati Jember, Gus Fawait (kanan) saat menghadiri peresmian rute penerbangan Jember-Surabaya di Bandara Notohadinegoro, Kecamatan Ajung, Jember pada Senin, 1 Juni 2026. (Foto: Diskominfo Pemkab Jember)

KETIK, JEMBER – Peresmian rute penerbangan Jember-Surabaya di Bandara Notohadinegoro, Kecamatan Ajung, Jember, Senin, 1 Juni 2026, mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKB, H. Rivqy Abdul Halim. Politikus yang akrab disapa Gus Rivqy itu menilai hadirnya jalur penerbangan tersebut menjadi langkah nyata pemerataan akses transportasi bagi masyarakat Jember.

Menurutnya, momentum pembukaan rute baru yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna tersendiri. Ia menyebut kemudahan akses transportasi merupakan bagian dari implementasi nilai keadilan sosial yang terkandung dalam sila kelima Pancasila.

"Hari ini bertepatan dan tidak sengaja memang dengan hari lahir Pancasila, dan saya rasakan bahwa ini merupakan salah satu implementasi Pancasila yaitu keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Gus Rivqy saat memberikan sambutan.

Ia menegaskan, keberadaan penerbangan Jember-Surabaya akan memperluas konektivitas masyarakat dengan berbagai daerah lain di Indonesia. Menurutnya, akses transportasi yang lebih mudah dapat mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan mobilitas warga.

"Ini merupakan implementasi kepemimpinan memeratakan keadilan, khususnya masyarakat Jember untuk konektivitas dengan kota-kota lain di seluruh Indonesia," ujarnya.

Gus Rivqy mengakui masih ada sebagian pihak yang meragukan keberlangsungan operasional penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Namun, ia menilai keberhasilan rute tersebut tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah maupun maskapai penerbangan semata.

Menurutnya, dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting agar layanan penerbangan dapat terus berjalan dan berkembang.

"Tidak hanya usaha yang dilakukan oleh Pemkab (Jember), Lion Group, tapi butuh dukungan seluruh masyarakat Jember," tutur keponakan Menko PMK Muhaimin Iskandar ini. 

Ia juga menyoroti efisiensi waktu perjalanan yang diperoleh masyarakat dengan adanya rute penerbangan baru tersebut. Jika melalui jalur darat perjalanan menuju Surabaya membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam, penerbangan dapat memangkas waktu tempuh menjadi kurang dari satu jam.

"Hari ini kalau kita ke Surabaya melalui jalur darat butuh waktu 5 sampai 6 jam. Kita melalui kereta butuh waktu sampai 4 jam. Tadi saya terbang dari Surabaya ke sini (Jember) hanya butuh waktu 40 menit saja," ucapnya.

Karena itu, Gus Rivqy berharap pembukaan kembali rute penerbangan Jember-Surabaya tidak berhenti sebagai seremoni semata. Ia ingin momentum tersebut menjadi awal semakin terbukanya akses Jember dengan berbagai pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Harapan kami ini, tidak hanya menjadi sebuah formalitas, ceremonial saja, tapi ini terus menjadi sebuah momentum terbentuknya, terhubungnya Kabupaten Jember dengan kota-kota besar lain," ujarnya.

Menutup sambutannya, Gus Rivqy menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai program pembangunan bagi Kabupaten Jember melalui perannya sebagai anggota DPR RI.

"Saya di DPR RI insyaallah akan terus berjuang untuk kemajuan Jember, dan saya bersama Partai Kebangkitan Bangsa akan terus mendukung seluruh program-program Bupati untuk memajukan dan Jember lebih maju lagi," tegasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Penerbangan Jember Surabaya Gus Rivqy bandara notohadinegoro jember Lion Air Jember Konektivitas Jember Akses Transportasi Jember Pertumbuhan Ekonomi Jember