HKTI Jember Dilantik, Gus Fawait Dorong Kolaborasi Perkuat Swasembada Pangan

3 Oktober 2026 22:11 3 Okt 2026 22:11

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail HKTI Jember Dilantik, Gus Fawait Dorong Kolaborasi Perkuat Swasembada Pangan

Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Ketua DPD HKTI Jatim HM Arum Sabil dan Ketua DPC HKTI Jember H. Ponimin Tohari, dalam acara pelantikan pengurus PAC HKTI se-Kabupaten Jember pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Fadli/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember resmi dilantik. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Jember melantik pengurus PAC se-Kabupaten Jember dalam acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu malam, 3 Oktober 2026.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur H. Muhammad Arum Sabil, Ketua DPC HKTI Jember H. Ponimin Tohari, dan Bupati Jember Muhammad Fawait.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait mengajak HKTI memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendukung program swasembada pangan. Ia menilai organisasi pertanian memiliki posisi penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat petani.

"Karena dalam sejarahnya, Jember pernah menjadi salah satu yang terbesar sebagai daerah lumbung pangan Jawa Timur, bahkan jadi lumbung pangan nasional," kata Gus Fawait.

Fawait menyebut posisi Jember dalam produktivitas padi sempat berada di peringkat kelima dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada tahun ini Jember berhasil masuk tiga besar produktivitas padi di Jawa Timur.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan HKTI dapat mendorong capaian sektor pertanian Jember semakin baik.

"Mudah-mudahan kolaborasi Pemda (pemerintah daerah) dengan HKTI bisa membuat lebih baik lagi," tuturnya.

Selain memperkuat kerja sama di tingkat daerah, Fawait mendorong HKTI memanfaatkan berbagai program pertanian yang tersedia dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian Jember dalam dua tahun terakhir cukup besar.

"Dalam 2 tahun ini perhatian pemerintah pusat dalam konteks ini Presiden Prabowo, kepada sektor pertanian di Jember sesuai dengan data sudah luar biasa," ucapnya.

Fawait menyebut pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp300 miliar untuk sektor pertanian di Kabupaten Jember sepanjang 2025 hingga 2026.

"Ini bentuk komitmen perhatian pemerintah dan keberpihakan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat kepada sektor pertanian," kata dia.

Menurut Fawait, dukungan pemerintah kepada petani tidak hanya diberikan melalui sektor pertanian. Pemkab Jember juga menyediakan sejumlah program pelayanan sosial, termasuk Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Home Care, dan beasiswa.

"Bukan cuma itu, sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi sekolah, rata-rata ada di pedesaan dan rata-rata yang sekolah adalah anak petani," tuturnya.

Fawait kemudian meminta HKTI memperkuat peran sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat pertanian. Ia mendorong organisasi tersebut membangun sinergi yang lebih kuat dengan petani, kelompok tani, serta berbagai organisasi yang bergerak di sektor pertanian.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Jember berharap penguatan sektor pertanian dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)

Tombol Google News

Tags:

HKTI Jember Pertanian Jember swasembada pangan Gus Fawait Muhammad Fawait Petani Jember Pemkab Jember