KETIK, JAKARTA – Sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia memiliki organisasi Ikatan Alumni (IKA) yang menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarlulusan.
Uniknya, tidak sedikit lulusan yang menjabat sebagai ketua ikatan alumni memiliki jaringan yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, politik, bisnis, pendidikan, hingga industri.
Beberapa di antaranya bahkan saat ini menduduki jabatan strategis di pemerintahan.
Berikut delapan nama ketua ikatan alumni dari sejumlah kampus ternama di Indonesia beserta profil singkatnya.
1. Basuki Hadimuljono – Ketua Umum KAGAMA UGM
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dipimpin Basuki Hadimuljono. Ia memimpin mulai tahun 2024 sampai dengan 2029 nanti.
Basuki merupakan alumnus Fakultas Teknik UGM. Namanya dikenal luas setelah menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia juga memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan infrastruktur nasional dan saat ini menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
2. Pramudya A. Oktavinanda – Ketua Umum ILUNI UI
Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) dipimpin Pramudya A. Oktavinanda. Ia menjabat sebagai Ketua ILUNI sejak tahun 2025 hingga 2028 nanti.
Pramudya merupakan alumnus Fakultas Hukum UI yang memiliki latar belakang pendidikan hukum dan pengalaman profesional di bidang hukum serta bisnis.
3. M. Hasanuddin Wahid – Ketua Umum KAMALIKI
Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (IKA UIN Malang) yang disebut KAMALIKI dipimpin oleh M. Hasanuddin Wahid. Ia terpilih sebagai ketua IKA UIN untuk periode 2026–2031.
Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin merupakan politikus yang memiliki pengalaman matang dan malang melintas di tingkat nasional.
Cak Udin merupakan Sekjen DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Anggota DPR RI Dapil Malang Raya.
4. Agustin Peranginangin – Ketua Umum IA-ITB
Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) dipimpin Agustin Peranginangin untuk periode 2025–2029.
Agustin merupakan alumnus Teknik Sipil ITB angkatan 1994. Ia dipercaya memimpin organisasi alumni untuk memperkuat hubungan antarlulusan dan mendorong kolaborasi di berbagai bidang.
Agustin pernah menjabat sebagai Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Barobudur dan aktif membangun sektor pariwisata nasional.
5. Fauzi H. Amro – Ketua Umum HA IPB
Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) dipimpin Fauzi H. Amro. Ia menjabat untuk periode 2025–2029.
Fauzi merupakan alumnus IPB yang memiliki pengalaman di bidang organisasi dan politik. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
6. Andi Amran Sulaiman – Ketua Umum IKA Unhas
Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) dipimpin Andi Amran Sulaiman untuk periode 2026–2030.
Andi Amran merupakan alumnus Universitas Hasanuddin yang dikenal sebagai pengusaha di sektor pertanian. Saat ini, ia menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Ia kembali dipercaya memimpin IKA Unhas setelah terpilih secara aklamasi dalam pemilihan ketua umum pada 2026.
7. Khofifah Indar Parawansa – Ketua Umum IKA UNAIR
Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) dipimpin Khofifah Indar Parawansa untuk periode 2025–2030.
Khofifah merupakan alumnus Universitas Airlangga yang memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan pemerintahan.
Saat ini ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur dua periode (2019-2024 dan 2025-2030). Khofifah juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan era Presiden Gur Dur dan Menteri Sosial era Presiden Jokowi.
8. Mohammad Zainal Fatah – Ketua Umum IKA UB
Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) dipimpin Mohammad Zainal Fatah untuk periode 2023–2027.
Zainal Fatah memiliki pengalaman panjang di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia terpilih sebagai Ketua Umum IKA UB dalam Musyawarah Nasional X pada Agustus 2023.
Itulah delapan daftar nama ketua ikatan alumni kampus ternama di Indonesia yang saat ini sedang menjabat di berbagai bidang.
Keberadaan organisasi alumni ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan antara kampus dan para lulusannya.
Selain itu, juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi serta memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan dan pembangunan nasional. (*)
