KETIK, JAKARTA – Marc Marquez kembali menunjukkan mengapa Sachsenring begitu identik dengan namanya. Memulai Sprint MotoGP Jerman 2026 dari pole position, pembalap Ducati Lenovo itu tampil nyaris tanpa cela untuk mengamankan kemenangan setelah memimpin sepanjang 15 lap balapan.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan sprint ke-19 Marquez di MotoGP dan mempertegas dominasinya di sirkuit yang selama ini menjadi salah satu favoritnya.
Start yang apik langsung membawa Marquez mempertahankan posisi terdepan saat lampu padam. Meski sang adik, Alex Marquez, terus menempel ketat di belakang, juara dunia bertahan itu mampu menjaga ritme balapan tanpa memberi celah berarti kepada para rivalnya.
Alex beberapa kali berhasil memangkas jarak hingga berada dalam ancaman slipstream, tetapi Marc selalu memiliki jawaban. Keunggulan Ducati GP26 miliknya dipadukan dengan penguasaan karakter Sachsenring membuat pembalap bernomor #93 itu tetap memegang kendali hingga bendera finis dikibarkan.
Ia akhirnya menang dengan margin 0,368 detik atas Alex Marquez, sementara Fabio Di Giannantonio melengkapi dominasi Ducati di podium setelah finis ketiga.
Di belakang tiga besar, Ai Ogura kembali memperlihatkan performa impresif bersama Trackhouse Racing dengan finis keempat, disusul rekan setimnya Raul Fernandez di posisi kelima.
Jorge Martin harus puas mengakhiri sprint di urutan keenam, sedangkan Francesco Bagnaia bangkit dari posisi start ke-11 untuk mengamankan finis ketujuh. Pedro Acosta menutup zona poin sprint di posisi kedelapan.
Kemenangan ini menjadi respons sempurna bagi Marquez setelah akhir pekan yang kurang memuaskan di Assen. Sejak sesi latihan hingga kualifikasi, ia memang sudah tampil sebagai pembalap tercepat dengan memecahkan rekor lap Sachsenring.
Dominasi tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kemenangan sprint yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai spesialis Sachsenring.
Sementara itu, akhir pekan Aprilia justru diawali kabar buruk setelah Marco Bezzecchi dipastikan absen akibat patah tulang selangka yang dialaminya dalam kecelakaan saat sesi kualifikasi.
Absennya salah satu pesaing utama di klasemen membuka peluang bagi Marquez untuk memangkas selisih poin dalam perebutan gelar juara dunia musim ini (*)
.png)