KETIK, JAKARTA – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka merilis logo Hari Pramuka ke-65 dan juga Logo Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026. Peluncuran dilakukan secara hybrid, Jumat , 17 April 2026.
Logo Jamnas XII merupakan hasil dari sayembara yang dilaksanakan oleh Kwartir Nasional. Sayembara ini diikuti sebanyak 122 peserta hingga terpilih logo terbaik.
Ketua Kwartir Nasional Kak Budi Waseso menjelaskan bahwa logo Jamnas XII 2026 bukan sekadar simbol visual.
Menurutnya, logo ini memiliki makna mendalam tentang semangat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan seluruh Pramuka Penggalang di Indonesia.
Selain itu, logo ini memuat pesan strategis terkait komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung swasembada pangan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
“Logo ini menginspirasi semangat persatuan dan kebersamaan, sekaligus mengandung pesan strategis tentang peran Pramuka dalam mendukung pembangunan nasional,” kata Buwas dikutip, Sabtu, 18 April 2026.
Berikut ini Filosofi Logo Hari Pramuka ke-65 dan Logo Jamnas XII Tahun 2026:
Logo Hari Pramuka ke-65
Bentuk Angka "65" yang Dinamis
Angka 65 didesain dengan garis melengkung yang menyerupai aliran air dan kepak sayap. Ini melambangkan fleksibilitas, pergerakan yang progresif, dan kesiapan Pramuka untuk terus terbang tinggi mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan akar organisasinya.
Unsur Visual Khas Pramuka
- Tunas Kelapa: Simbol utama Gerakan Pramuka yang melambangkan setiap anggota adalah tunas bangsa yang berguna, tangguh, dan dapat tumbuh di mana saja.
- WOSM (World Organization of the Scout Movement): Lingkaran ungu menunjukkan bahwa Pramuka Indonesia adalah bagian dari persaudaraan kepanduan dunia.
Komposisi Warna
- Merah & Putih: Melambangkan keberanian, kesucian, dan jati diri bangsa Indonesia.
- Emas (Kuning): Melambangkan kejayaan, kemuliaan, dan visi menuju Indonesia Emas 2045.
- Hijau Toska: Memberikan kesan kesegaran dan kepedulian terhadap lingkungan serta ketahanan pangan.
Makna Tema (Slogan)
"Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045"
- Langkah Organisasi: Menunjukkan transformasi Pramuka menjadi organisasi yang lebih modern dan tertata.
- Swasembada Pangan: Menegaskan peran aktif Pramuka dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.
- Indonesia Emas 2045: Menempatkan Pramuka sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda yang akan memimpin Indonesia di masa depan.
Filosofi Logo Jambore Nasional XII
Stilasi Bulir Padi: Merepresentasikan ketahanan dan swasembada pangan sebagai wujud kemandirian bangsa. Hal ini sejalan dengan peran Pramuka dalam menumbuhkan keterampilan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Lengkung Hijau Membentuk Inisial "J": Sebagai identitas Jambore. Hijau melambangkan pertumbuhan, harapan, dan keberlanjutan, selaras dengan semangat Pramuka dalam membina generasi muda yang peduli lingkungan serta berkontribusi bagi masa depan bangsa.
Jumlah Tiga Elemen: Merepresentasikan Tri Satya sebagai landasan nilai Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda. Elemen yang saling selaras juga merepresentasikan ikatan antar anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.
Bentuk Keseluruhan Logo Menyerupai Perisai: Melambangkan ketahanan, kesiapan, dan kemandirian Pramuka dalam menghadapi tantangan zaman.
Arah Visual yang Mengalir Vertikal: Merepresentasikan pertumbuhan dan optimisme generasi muda Pramuka menuju Indonesia Emas 2045.
Hijau Gradasi: Melambangkan pertumbuhan, keberlanjutan, dan kepedulian terhadap alam. Gradasi menunjukkan proses pembinaan Pramuka yang terus berkembang menuju masa depan berkelanjutan.
Kuning Emas: Merepresentasikan semangat, kreativitas, dan energi generasi muda. Nuansa emas hangat juga mencerminkan optimisme serta cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
Cokelat: Melambangkan jati diri Gerakan Pramuka yang membumi dan tangguh. Warna cokelat sebagai warna seragam mencerminkan kesederhanaan, kedisiplinan, dan nilai dasar kepramukaan.(*)
