KETIK, JAKARTA – Muhammad Sarmuji, S.E., M.Si. merupakan salah satu politikus Partai Golkar yang memiliki perjalanan panjang.
Lahir di Surabaya pada 10 Juni 1974, Sarmuji menghabiskan masa pendidikan dasar hingga menengah di Kota Surabaya.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, ia melanjutkan kuliah di Universitas Jember pada 1992 dan mengambil Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi.
Sarmuji kemudian melanjutkan pendidikan ke Program Pascasarjana Universitas Indonesia.
Pada 2006, ia meraih gelar magister bidang administrasi bisnis.
Perjalanan organisasinya sudah dimulai sejak menjadi mahasiswa. Sarmuji aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Dari organisasi tersebut, ia kemudian menempati sejumlah posisi hingga dipercaya sebagai Ketua Bidang PPN Pengurus Besar HMI.
Pengalaman organisasi itu kemudian menjadi salah satu pijakan Sarmuji memasuki dunia politik.
Ia bergabung dengan organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan Partai Golkar dan dipercaya menempati sejumlah posisi.
Sarmuji tercatat pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal AMPI periode 2003–2008 serta Sekretaris Jenderal DPP AMPG mulai 2010.
Sebelum menjadi anggota DPR RI, ia juga pernah menjadi tenaga ahli Fraksi Partai Golkar di DPR RI selama 2007–2014.
Pengalaman di lingkungan parlemen tersebut kemudian mengantarkannya menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014.
Kiprah Politik
Sarmuji pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 melalui Dapil Jawa Timur VI.
Daerah pemilihan tersebut mencakup wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung dan sekitarnya.
Pada pemilu tersebut, Sarmuji memperoleh 57.586 suara.
Lima tahun kemudian, ia kembali mendapatkan kepercayaan pemilih.
Pada Pemilu 2019, perolehan suaranya meningkat menjadi 137.110 suara.
Sarmuji kembali mempertahankan kursinya pada Pemilu 2024.
Berdasarkan data hasil Pemilu 2024, ia memperoleh 183.045 suara dari Dapil Jawa Timur VI.
Jika dibandingkan, perolehan suara Sarmuji mengalami peningkatan dalam tiga pemilu.
Dari 57.586 suara pada 2014, menjadi 137.110 suara pada 2019, kemudian mencapai 183.045 suara pada 2024.
Dengan hasil tersebut, Sarmuji memasuki periode ketiganya sebagai anggota DPR RI.
Karier di Struktur Partai
Di internal Partai Golkar, perjalanan Sarmuji juga terus berkembang. Ia pernah dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2020–2025.
Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat pusat.
Pada Agustus 2024, Sarmuji dipercaya menduduki posisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar.
Posisi tersebut menempatkannya dalam jajaran penting partai di tingkat nasional, sekaligus melengkapi pengalamannya yang sebelumnya banyak dibangun melalui organisasi kepemudaan dan kerja-kerja parlemen.
Selain aktivitas partai, Sarmuji juga aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan kebijakan publik melalui tugasnya sebagai legislator.
Pengalaman Profesional
Sebelum sepenuhnya berkarier sebagai politikus, Sarmuji juga memiliki pengalaman profesional di sektor swasta.
Ia pernah menjadi konsultan di PT Himais Optima selama 2002–2010.
Selain itu, ia tercatat pernah menduduki posisi komisaris di PT Manggala Karya Cipta selama 2008–2014 serta komisaris PT Eco Sejahtera pada 2011–2014.
Pengalaman profesional tersebut menjadi bagian dari perjalanan Sarmuji sebelum kemudian lebih banyak berkecimpung dalam politik dan parlemen.
Aktif di Dunia Alumni
Di luar aktivitas politik, Sarmuji tetap mempertahankan keterikatannya dengan almamaternya, Universitas Jember.
Ia dipercaya sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Dalam Musyawarah VI KAUJE pada 31 Agustus 2024, Sarmuji kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KAUJE periode 2024–2029.
Pengurus Pusat KAUJE periode tersebut kemudian dilantik pada 29 Desember 2024 di Surabaya.
Dalam kepengurusan ini, Sarmuji mendorong penguatan jejaring alumni dan peningkatan kontribusi alumni Universitas Jember bagi masyarakat serta bangsa.
Sarmuji juga menyampaikan pentingnya pendataan alumni sebagai salah satu program kepengurusan KAUJE periode 2024–2029.
Menurutnya, jaringan alumni dapat menjadi kekuatan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi almamater dan masyarakat. (*)
