KETIK, JAKARTA – Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese, merilis laporan yang pedas di mana ia menyebutkan lebih dari 60 perusahaan, termasuk perusahaan teknologi besar seperti Google, Amazon, dan Microsoft, terlibat dalam apa yang ia sebut sebagai "transformasi ekonomi pendudukan Israel menjadi ekonomi genosida".
Laporan terperinci setebal 24 halaman, yang akan disampaikan kepada Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Kamis 3 Juli 2025, mengidentifikasi puluhan pelaku korporasi, termasuk mereka yang terlibat dalam sektor persenjataan, teknologi, konstruksi dan energi, yang dikatakan terlibat.
"Dengan menyoroti ekonomi politik dari pendudukan yang berubah menjadi genosida, laporan ini mengungkap bagaimana pendudukan yang tak berkesudahan telah menjadi ladang uji coba ideal bagi produsen senjata dan perusahaan teknologi besar, sementara investor dan institusi publik maupun swasta meraup keuntungan tanpa hambatan,” kata Albanese dalam laporannya, sebagaimana dilansir Middle East Eye, Kamis 3 Juli 2025.
Mereka berkisar dari perusahaan yang menurut laporan tersebut menghancurkan kehidupan Palestina, termasuk perusahaan senjata Elbit Systems dan Lockheed Martin, hingga produsen alat berat yang mesinnya digunakan dalam membangun permukiman ilegal Israel, seperti Caterpillar dan HD Hyundai.
Perusahaan teknologi AS IBM juga bertanggung jawab untuk melatih personel militer dan intelijen, serta mengelola basis data pusat Otoritas Kependudukan, Imigrasi, dan Perbatasan (PIBA) Israel yang menyimpan data biometrik warga Palestina, kata laporan itu.
Laporan itu menemukan bahwa platform perangkat lunak AS Palantir Technologies memperluas dukungannya kepada militer Israel sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober 2023.(*)
Pelapor PBB Resmi Rilis Daftar Perusahaan Global Pendukung Israel untuk Serang Palestina
3 Juli 2025 18:18 3 Jul 2025 18:18
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese. (Foto: invictapalestina.org)
Tags:
PBB Pelapor Khusus PBB Pelapor PBB Pendukung Genosida brand pendukung Israel transformasi ekonomi Fransesca AlbaneseBaca Juga:
Indonesia Desak Sidang Darurat DK PBB, Buntut Gugurnya Tiga Prajurit di LebanonBaca Juga:
Bupati Lebak Raih Penghargaan EKBISPAR Award 2026 Berkat Inovasi Pembebasan PBB-P2 Lahan SawahBaca Juga:
Kepala Desa Benda Brebes Mengundurkan Diri Usai Didemo WargaBaca Juga:
Indonesia Diusulkan Jadi Calon Tunggal Presiden Dewan HAM PBBBaca Juga:
Gandeng Kostrad 501, SDN Kelun Kota Madiun Gelar Penguatan Karakter SiswaBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Tekanan Fiskal Menguat, TPP Bondowoso Diminta Jadi Motor Inovasi Desa
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
