KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Apel Kebangsaan 3 Pilar dan Elemen Masyarakat dengan tema "Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung" di Halaman Kantor Bupati Tulungagung, Jalan Ahmad Yani Timur No. 37, Kamis, 3 September 2026 pagi.
Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, perguruan silat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tulungagung, jajaran TNI-Polri, pimpinan perguruan silat, organisasi kemasyarakatan (ormas), Gerakan Pramuka, serta para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga kedamaian dan ketertiban daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
"Tulungagung adalah rumah kita bersama. Jika tiga pilar pemerintah bersinergi erat dengan seluruh ormas, pendekar perguruan silat, serta generasi muda Pramuka, maka tidak ada ruang bagi pihak mana pun yang ingin memecah belah kita," ujar Ahmad Baharudin.
Ia menjelaskan, masing-masing elemen memiliki peran dalam menjaga kehidupan sosial di Tulungagung. TNI dan Polri menjadi pengawal keamanan, pemerintah daerah bersama ASN menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat, sedangkan organisasi kemasyarakatan dan pemuda diharapkan menjadi pelopor kedamaian hingga tingkat akar rumput.
Ahmad Baharudin juga mengingatkan agar keberagaman organisasi dan perguruan silat tidak menjadi sumber gesekan. Sebaliknya, perbedaan tersebut harus dipandang sebagai kekuatan sosial yang dapat memperkokoh persatuan masyarakat.
"Jadikan perbedaan sebagai kekuatan. Perkuat komunikasi di tingkat bawah, dan jika ada potensi konflik sekecil apa pun, segera selesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah," tegasnya.
Menurutnya, komunikasi dan penyelesaian persoalan secara kekeluargaan menjadi bagian penting untuk mencegah potensi konflik berkembang lebih besar. Karena itu, sinergi antarelemen masyarakat perlu terus dijaga, termasuk melalui komunikasi di tingkat bawah.
Menutup arahannya, Ahmad Baharudin mengajak seluruh peserta apel untuk mempertahankan persatuan dan kekompakan sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan Indonesia yang dimulai dari daerah.
"Jika kita ingin menjaga Indonesia, maka langkah terdepan kita adalah Jogo Tulungagung. Mari kita buktikan bahwa Tulungagung adalah kabupaten yang aman, ramah, dan bersatu," pungkasnya.(*)
