KETIK, SURABAYA – Taman Harmoni Surabaya kini menjadi destinasi wisata favorit di Wilayah Surabaya Timur. Lokasinya terletak di Jalan Sukolilo, dekat terminal angkot.
Taman wisata ini dikelola Pemerintah Kota Surabaya. Luasnya sekitar 8 sampai 8,5 hektare. Taman ini dulunya merupakan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Surabaya.
Taman Harmoni adalah salah satu tempat wisata di Surabaya yang banyak dikunjungi oleh warga Kota Pahlawan. Terutama pada akhir pekan.
Kelebihan Taman Harmoni adalah hampir di sekelilingnya terdapat pohon bambu yang rimbun. Sehingga menjadi tempat yang adem di tengah panasnya Kota Surabaya.
Taman Harmoni buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Masuk ke taman ini tidak dipungut biaya alias gratis, hanya bayar parkir Rp3.000 (roda dua) dan Rp5.000 (roda empat).
Di pintu masuk Taman Harmoni terdapat tulisan “Harmony of the World” Sebab, di dalamnya terdapat berbagai tempat yang melambangkan ciri khas dari berbagai negara.
Di dalam taman banyak patung-patung hewan. Di antaranya patung gajah, orang utan, kerbau raksasa. Semua patung yang ada di area taman menjadi tempat favorit untuk swafoto.
Di samping kanan gapura, pengunjung bisa mampir stand kuliner. Berbagai menu makanan dan minuman khas Surabaya tersedia. Harganya cukup terjangkau.
Menu makanan mulai dari gado-gado, lontong isi, rujak ulek, nasi urap-urap, rawon, soto ayam dan bakso tersedia. Untuk minuman, ada es dawet, es degan, berbagai jus buah dan es campur.
Namun, pengunjung Taman Harmoni tidak bisa langsung membeli menu makanan dengan uang tunai. Di dekat gapura, pengunjung wajib menukar uang dengan koin bulat dari kayu.
Di beberapa titik disediakan taman bermain anak. Ada perosotan yang menggunakan ban, Ayunan dan wahana outbound.
Di sisi timur tempat mainan anak tersedia halaman yang luas. Halaman tersebut sering ditempati komunitas senam yang berasal dari kota Surabaya.
Komunitas senam terapi Ling Tien Kung dari RW 03 Manukan Kulon, Surabaya melakukan kegiatan senam di Taman Harmoni. Senam diikuti sekitar 40 orang anggota, diantaranya Lansia.
“Peserta merasa senang senam terapi di taman Harmoni, Udaranya segar dan tidak tercemar polusi,” ujar Abah Hasan pimpinan rombongan.
Taman Harmoni tidak pernah sepi pengunjung. Sebab, Pemda Surabaya terus berbenah dan merawat taman yang merupakan salah satu hutan kota di wilayah Surabaya Timur tersebut.(*)
