Asesor Apresiasi Program Vokasi SKB Negeri Surabaya, Bukti Nyata Pendidikan Kesetaraan Makin Berkualitas

7 September 2026 17:56 7 Sep 2026 17:56

Sutejo Rc, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Asesor Apresiasi Program Vokasi SKB Negeri Surabaya, Bukti Nyata Pendidikan Kesetaraan Makin Berkualitas

Penyambutan sekaligus pembukaan visitasi akreditasi SKB Negeri Surabaya dihadiri semua guru perwakilan siswa alumni dan komite. (Foto: SKB for Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri Surabaya menjalani visitasi akreditasi oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM), Senin hingga Rabu, 7–9 September 2026. Visitasi dilakukan oleh dua asesor, yakni Wiwit Dwi Patriadi dan Juri Wahananta.

Penyambutan tim asesor pada hari pertama visitasi dihadiri Kepala SKB Negeri Surabaya, Gatot Ponco Wibowo, jajaran wakil kepala sekolah, guru, perwakilan Komite, alumni, serta perwakilan peserta didik.

Dalam pemaparannya, Gatot menjelaskan bahwa proses pembelajaran di SKB Negeri Surabaya tidak hanya berfokus pada materi kurikuler. Peserta didik juga mendapatkan berbagai materi vokasi yang diberikan oleh tenaga ahli melalui kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri sesuai kebutuhan.

Menurut Gatot, penguatan keterampilan tersebut menjadi bagian penting dalam membekali peserta didik agar memiliki kemampuan yang dapat diterapkan setelah menyelesaikan pendidikan.

Foto Asesor didampingi Kepala Sekolah dan Gurusaat meninjau lahan untuk praktek budidaya tanaman produktif para siswa yang ada di samping sekolah. (Foto : SKB for ketik.com)Asesor didampingi Kepala Sekolah dan Gurusaat meninjau lahan untuk praktek budidaya tanaman produktif para siswa yang ada di samping sekolah. (Foto: SKB for Ketik.com)

SKB Negeri Surabaya juga terus memperluas jejaring kemitraan, di antaranya dengan UNICEF, Pelindo III, dan Surabaya Hotel School serta beberapa lembaga dunia usaha dan industri lainya. 

Beragam program, kegiatan, prestasi, serta keberhasilan para lulusan yang dipaparkan tersebut mendapat perhatian dari asesor. Wiwit Dwi Patriadi mengaku sempat terkejut melihat perkembangan dan capaian SKB Negeri Surabaya.

Wiwit bahkan mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan. Gambaran awal yang sebelumnya muncul tentang sekolah dengan berbagai persoalan, menurutnya, sirna setelah melihat langsung kondisi serta mendengarkan pemaparan dari pihak SKB Negeri Surabaya.

Sementara itu, Juri Wahananta menjelaskan bahwa visitasi akreditasi bertujuan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi terhadap berbagai data serta informasi yang disampaikan oleh satuan pendidikan.

Ia menilai jawaban dan data yang disampaikan pihak SKB Negeri Surabaya terlihat apa adanya dan tidak dibuat-buat. Karena itu, Juri meyakini informasi yang disampaikan dalam proses visitasi merupakan gambaran nyata mengenai kondisi sekolah.

Keberhasilan program SKB juga tercermin dari kiprah para alumninya. Salah satunya Mutiara yang kini menjadi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Selain melanjutkan pendidikan tinggi, Mutiara bahkan telah mampu memiliki aplikasi yang bergerak di bidang jasa cuci karpet.

Alumni lainnya, Alexia, juga melanjutkan pendidikan di Unesa. Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat selama belajar di SKB, terutama dari materi vokasi yang diberikan, salah satunya kemampuan public speaking yang kini menjadi bekal penting dalam aktivitasnya.

Ada pula Rizal yang saat ini baru memasuki semester pertama di Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Ia mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar SKB Negeri Surabaya dan membawa pengalaman selama belajar di SKB sebagai bekal melanjutkan pendidikan.

Foto Usai pelaksanaan visitasi akreditasi hari pertama para Asesor, Kepala Sekolah, Wakasek dan Guru serta perwakilan Komite foto bersama digerbang utama SKB Negeri Surabaya. (Foto : SKB for ketik.com)Usai pelaksanaan visitasi akreditasi hari pertama para Asesor, Kepala Sekolah, Wakasek dan Guru serta perwakilan Komite foto bersama digerbang utama SKB Negeri Surabaya. (Foto: SKB for Ketik.com)

Capaian para alumni tersebut sekaligus menepis anggapan bahwa SKB hanya menjadi tempat untuk mengikuti ujian kesetaraan. Faktanya, proses pendidikan di SKB Negeri Surabaya berjalan layaknya sekolah formal, dengan pembelajaran akademik yang dipadukan dengan pengembangan keterampilan dan potensi peserta didik.

Menariknya, perkembangan SKB Negeri Surabaya kini juga membuat lulusan SMP memilih melanjutkan pendidikan di sana. Gatot mengatakan SKB Negeri Surabaya saat ini membuka Program Paket A, B, dan C. Selain bebas biaya pendidikan, peserta didik juga memperoleh fasilitas sarana pembelajaran serta seragam secara gratis.

Visitasi akreditasi selama tiga hari ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kualitas layanan pendidikan di SKB Negeri Surabaya.

Dengan perpaduan pembelajaran akademik, keterampilan vokasi, kemitraan dengan berbagai pihak, serta dukungan terhadap keberhasilan alumni, SKB Negeri Surabaya menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan mampu menjadi pilihan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Skb Negeri Surabaya Visitasi Akreditasi Berita Skb Info Skb Kejar paket