KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan momen saat berada di Masjid Quba, Madinah, melalui akun Instagram pribadinya, @khofifah.ip. Unggahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Khofifah saat menjalankan ibadah umrah dan berziarah ke sejumlah tempat di Tanah Suci.
Dalam unggahannya, Khofifah menceritakan sejarah Masjid Quba yang berkaitan dengan perjalanan Rasulullah SAW saat hijrah ke kota Yastrib, yang kini dikenal sebagai Madinah. Ia menjelaskan bahwa masjid tersebut menjadi salah satu bangunan yang dibangun Rasulullah SAW ketika tiba di kota tersebut.
“Ketika Rasulullah SAW hijrah ke kota Yastrib yang sekarang dikenal kota Madinah, maka yang dibangun pertama adalah masjid, bukan rumah tempat tinggal beliau,” tulis Khofifah.
Khofifah kemudian menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mulai melakukan dakwah secara terbuka dengan melaksanakan salat berjemaah. Ia juga menyebut Rasulullah SAW secara rutin melaksanakan salat di Masjid Quba setiap hari Sabtu dalam keadaan suci dari rumah.
“Rasulullah juga secara rutin setiap hari Sabtu salat di Masjid Quba dengan keadaan suci dari rumah yang pahalanya sama dengan umrah,” lanjutnya.
Melalui unggahan tersebut, Khofifah turut membagikan informasi mengenai Masjid Quba kepada masyarakat. Masjid ini menjadi salah satu tempat yang banyak dikunjungi jemaah ketika berada di Madinah karena memiliki nilai sejarah dalam perjalanan Islam.
Khofifah juga menyampaikan harapan bagi umat Islam yang belum pernah berziarah ke Makkah dan Madinah agar suatu saat memperoleh kesempatan untuk mengunjungi kedua kota tersebut. Ia berharap mereka juga dapat melaksanakan salat di Masjid Quba.
“Semoga yang belum ziarah Makkah Madinah segera dipanggil Allah ziarah Makkah Madinah dan melaksanakan salat di Masjid Quba yang pahalanya sama dengan umrah. Amin,” tulis Khofifah.
Unggahan Khofifah tersebut memperlihatkan sisi lain dari perjalanan umrahnya di Madinah. Selain menjalankan ibadah, ia juga membagikan kisah dan nilai sejarah dari tempat yang dikunjunginya kepada masyarakat melalui media sosial. (*)
