Jalan Rusak Ditinggal Pergi, Bekas Wahana Pasar Malam Denggung Tinggalkan Lubang Menganga

26 Oktober 2026 17:58 26 Okt 2026 17:58

Fajar Rianto, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jalan Rusak Ditinggal Pergi, Bekas Wahana Pasar Malam Denggung Tinggalkan Lubang Menganga

Penampakan lokasi pasar malam sisi barat bekas area beroperasinya wahana ombak banyu di kawasan Lapangan Denggung, Sleman, yang kini telah bergeser dan digantikan oleh berdirinya wahana permainan baru dari pelaku usaha lain. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Penyelenggaraan pasar malam di kawasan Lapangan Denggung, Sleman, meninggalkan persoalan serius bagi fasilitas umum. Alih-alih merapikan kembali lokasi setelah acara usai, pihak pengelola wahana justru meninggalkan bekas galian dan lubang menganga di badan jalan aspal.

Kondisi ini terpantau di lokasi pada Minggu, 25 Oktober 2026. Titik kerusakan tersebut berada di jalan aspal sebelah utara Lapangan Denggung, tepatnya pada bekas area beroperasinya wahana permainan ombak banyu.

Salah seorang warga menuturkan bahwa kerusakan jalan tersebut terpantau usai adanya aktivitas pembongkaran wahana permainan dari pasar malam sebelumnya.

"Pasar malam kemarin, mas, melubangi jalan aspal, untuk wahana ombak banyu," ujar warga yang mengaku bernama Edi saat ditemui di lokasi, Minggu, 25 Oktober 2026.

Ironisnya, pihak pengelola permainan yang diduga merusak infrastruktur jalan tersebut sudah kabur dan bergeser dari lokasi. Saat ini, area tersebut telah diduduki dan didirikan wahana permainan baru oleh pelaku usaha yang berbeda. Sementara itu, kerusakan jalan yang ditinggalkan dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan.

Foto Kondisi lubang menganga di badan jalan aspal sebelah utara Lapangan Denggung, Sleman, yang ditinggalkan begitu saja oleh pengelola wahana permainan ombak banyu sebelumnya. (Foto:Setya for Ketik.com)Kondisi lubang menganga di badan jalan aspal sebelah utara Lapangan Denggung, Sleman, yang ditinggalkan begitu saja oleh pengelola wahana permainan ombak banyu sebelumnya. (Foto:Setya for Ketik.com)

UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo Janji Beri Teguran

Menanggapi kondisi fasilitas umum yang rusak akibat kegiatan komersial tersebut, Kepala UPTD Pengelolaan Stadion Maguwoharjo, Muhammad Ganang Riswantoro Jati, langsung angkat bicara. Wilayah tersebut memang berada di bawah kewenangan instansi yang dipimpinnya.


Saat dikonfirmasi pada Senin, 26 Oktober 2026, Ganang memastikan pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas terhadap penyelenggara pasar malam sebelumnya.

"Terima kasih informasinya. Terkait kondisi tersebut, akan kami berikan teguran kepada penyelenggara, kemudian akan kami lakukan pengecekan lokasi dimaksud. Maturnuwun," kata Ganang.

Kini, publik menunggu ketegasan nyata dari instansi terkait agar penyelenggara lama mau bertanggung jawab menutup dan memperbaiki kembali aspal yang rusak. Kasus semacam ini menuntut pengawasan yang jauh lebih ketat ke depan.

Teguran keras harus diberikan agar ulah merusak fasilitas umum seperti ini tidak ditiru oleh pengelola wahana pasar malam lainnya. Jika dibiarkan, lubang menganga di badan jalan yang tadinya mulus itu dikhawatirkan kian melebar dan berujung petaka, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pasar Malam Denggung Jalan Rusak Sleman Wahana Ombak Banyu Uptd Stadion Maguwoharjo Pemkab Sleman Terbaru Pasar Malam Jogja Berita Lokal Yogyakarta Alun Alun Denggung